Internasional

Zakir Naik Dilarang Ceramah di Perlis

AKTAINDONESIA.COM, KUALA LUMPUR – Kepolisian Malaysia memutuskan untuk melarang ulama kontroversial asal India Zakir Naik menyampaikan ceramah dalam sebuah acara yang telah dijadwalkan di negara bagian Perlis, pekan ini. Setelah polemik soal deportasi terhadap ulama tersebut.

PropellerAds
Loading...

Seperti dilansir media lokal Malaysia, The Star, Jumat (16/8/2019), Zakir Naik dijadwalkan untuk hadir dan berceramah dalam acara ‘Malaysia Reverts Camp 2019’ yang digelar 16-18 Agustus di Perlis.

Diketahui bahwa seruan deportasi terhadap Zakir Naik tengah mencuat di Malaysia setelah komentar kontroversialnya soal minoritas Hindu dan etnis China dalam dialog keagamaan di Kelantan pada 8 Agustus lalu. Zakir menyebut komentar-komentarnya diputarbalikkan demi keuntungan politik.

Menyikapi situasi itu, Kepala Kepolisian Perlis, Asisten Senior Komisioner Noor Mushar Mohd, menyatakan bahwa dengan mengkaji 150 laporan yang diajukan ke polisi Malaysia soal Zakir Naik, akan menjadi langkah terbaik jika ulama kelahiran Mumbai, India itu beserta keluarganya menjauhkan diri dari acara tersebut.

“Zakir bisa datang ke Perlis, tapi dia tidak bisa berceramah dan tindakan akan diambil terhadapnya jika dia melakukan demikian,” tegas Noor Mushar dalam konferensi pers terbaru di markas Kepolisian Perlis.

Disebutkan oleh Noor Mushar bahwa, jika Zakir Naik ingin memberikan ceramah di masa mendatang, maka harus ada pemberitahuan sekitar 10 hari sebelumnya, termasuk informasi soal tema ceramahnya. “Kita merupakan negara multi-ras dan sensitivitas orang lain harus dipertimbangkan,” sebutnya.

Sementara itu, Mufti Perlis Dr Mohd Asri Zainul Abidin telah mengirim surat kepada penyelenggara acara ‘Malaysia Reverts Camp 2019’ itu, yang isinya menyatakan bahwa Zakir Naik dan keluarganya harus ‘dilepaskan dari acara itu’ demi memastikan tidak ada hal-hal tak diinginkan terjadi pada mereka.

“Demi keuntungan Zakir dan keluarganya, departemen ini ingin menyarankan kepada Anda untuk melepaskan dia dan keluarganya dari Malaysia Reverts Camp 2019,” demikian bunyi penggalan surat Mufti Perlis tersebut.

“Ini untuk memastikan bahwa dia dan keluarganya tidak terganggu oleh isu-isu yang diangkat orang-orang dengan niat buruk,” imbuh surat tersebut.

Acara yang digelar oleh One Centre Malaysia dan telah dipublikasikan via media sosial ini, disebut akan menampilkan Zakir bersama istri dan ketiga anaknya yang juga pendakwah. Acara ini diiklankan sebagai salah satu acara pertemuan para mualaf di Malaysia.

Pada Jumat (16/8) waktu setempat, postingan soal acara itu di akun Facebook milik Zakir Naik telah dihapus.

Loading...
Baca Juga :  Yordania Minta Israel Kembalikan Tanah yang Disewa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *