Ustadz Hilmi Aminuddin Wafat, Berikut Profil Pendiri PKS Tersebut

AKTAINDONESIA.COM, BANDUNG – Innalillah, Pendiri sekaligus Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan yang kemudian berubah menjadi PK Sejahtera, Ustadz Hilmi Aminuddin berpulang keRahmatullah pada Selasa, 30 Juni 2020 pukul 14.24 WIB di RS Santosa Bandung, Jawa Barat. Tak hanya mendirikan, putra dari Danu Muhammad Hasan ini juga menjabat sebagai Ketua Majelis Syuro PKS pada periode 2003 sampai 2015.
Rencananya jenazah Ustaz Hilmi Aminuddin akan dimakamkan di Lembang, Jawa Barat.

Ustaz Hilmi Aminuddin lahir pada 27 Desember 1947. Sejak usia 6 tahun dia sudah menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Gontor, Jombang, Jawa Timur. Tak hanya di Gontor, sejumlah sumber menyebut Hilmi muda juga sempat belajar di beberapa pondok pesantren.

Hingga akhirnya pada 1973, Hilmi muda memutuskan untuk kuliah di Fakultas Syariah Universitas Islam di Madinah, Arab Saudi. Di sinilah Ustaz Hilmi bertemu dengan Yusuf Supendi yang saat itu kuliah di Universitas Imam Muhammad Ibnu Saud, Riyadh.

Pada tahun 1978, Hilmi Aminuddin selesai kuliah dan kembali ke Indonesia. Di tanah air Hilmi menekuni aktivitas dakwah dari masjid ke masjid. Di tahun 1980-an dia mendirikan gerakan dakwah Harakah Tarbiyah. Ikut bergabung dalam gerakan ini adalah Ustadz Rahmat Abdullah.

Di tahun 1998, saat kekuasaan Orde Baru runtuh, Hilmi bersama beberapa rekan antara lain Ustaz Yusuf Supendi dan Rahmat Abdullah mendirikan Partai Keadilan yang kemudian berganti nama menjadi Partai Keadilan Sejahtera.

Ustaz Hilmi Aminuddin kemudian diangkat menjadi Ketua Majelis Syuro menggantikan Rahmat Abdullah yang meninggal dunia pada 2005. Hilmi menjadi Ketua Majelis Syuro PKS hingga tahun 2015.

Sejumlah tokoh pun mengenang sosok Ustaz Hilmi Aminuddin. Ketua Umum DPW PKS Jawa Barat Haru Suandharu mengaku bertemu terakhir dengan Ustaz Hilmi Aminuddin sekitar 6 bulan yang lalu. Setelah itu keduanya masih sering berkomunikasi melalui telepon.

Baca Juga :  Gempa 4,9 SR Guncang Morotai, Maluku Utara

“Saya, terakhir bertemu dengan beliau sekitar 6 bulan lalu saat mengundang beliau memberikan ceramah. Tapi, di saat pandemi COVID-19 ini kami masih intens berkomunikasi. Beberapa kali, beliau menelepon dan menasihat. Saya sangat kehilangan orang tua dan guru saya,” kata Haru yang mengenal Ustaz Hilmi sejak 20 tahun lalu itu.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil atau Emil turut berbelasungkawa atas berpulangnya Ustaz Hilmi Aminuddin. Emil mengaku kerap mendapat nasihat dari Ustaz Hilmi dalam beberapa kali pertemuan pribadi. “Nasihat-nasihatnya (Ustaz Hilmi) menjadi bekal dalam kehidupan saya,” kata Emil.

Profil singkat Ustaz Hilmi Aminuddin
Nama : Hilmi Aminuddin
Lahir : 27 Desember 1947

Pendidikan:
– Pondok Pesantren Gontor, Jombang, Jawa Timur
– Fakultas Syariah Universitas Islam di Madinah, Arab Saudi

Karier
– Tahun 1980-an : Mendirikan Harakah Tarbiyah
– Tahun 1998 : Mendirikan Partai Keadilan
– Tahun 2005 – 2015 : Ketua Majelis Syuro PKS

Selamat jalan, ustadz…

__Posted on
30/06/2020
__Categories
News

Author: Akta Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PropellerAds