UNTAN Dorong Partisipasi Anak Dalam Layanan PAUD

AKTAINDONESIA.COM -Partisipasi anak melalui layananPendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan bagian penting dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia. Seperti halnya gagasan pemerintah untuk mewujudkan generasi emas Indonesia di tahun 2045, PAUD menjadi pusat perhatian pembangunan pendidikan nasional. Anak yang mengikuti PAUD saat ini, ke depan akan berada pada usia produktif sebagai penggerak pembangunan ke depan.

Menyikapi hal tersebut, perlunya sinergitas berbagai pihak dalam penguatan PAUD secara holistik dan integratif.  Layanan PAUD secara formal, non-formal dan informal bukan hanya menjadi tanggung jawab bidang pendidikan saja, melalinkan semua pihak harus bahu membahu mendorong partisipasi aktif masyarakat mengikutinya.

Partisipasi masyarakat terhadap Layanan PAUD di Kalimantan Barat cukup rendah. Dari data APK Kemendikbud Tahun 2019/2020, jumlah anak usia 3-6 tahun di Kalimantan Barat sebanyak 396.000, hanya 22,73 % yang mengikuti layanan PAUD. Data tersebut cukup jauh di bawah pesentase data nasional sebanyak 41,18%.

Kondisi ini menunjukkan bahwa perlunya sinergitas berbagai pihak dalam menyikapnya. Peningkatan partisipasi anak melalui layanan PAUD di Kalimantan Barat menjadi tanggung jawab kita bersama. Layanan PAUD tidak dapat berjalan sendiri, tanpa peran serta keluarga dan masyarakat.

Prodi PG PAUD FKIP Untan sebagai salah satu elemen penting dalam mendorong partisipasi masyarakat menyiapkan program-program unggulan. Program ini dikemas melalui kegiatan Tri Dharma, dalam bentuk pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Ketua Prodi PG PAUD FKIP Untan, Lukmanulhakim mengungkapkan “Kita berupaya responsif terhadap isu-isu PAUD yang aktual dan strategis, lokal hingga internasional sebagai bagian dari kajian yang diaplikasikan dalam berbagai program”. Dalam menyikapi persoalan partisipasi anak dalam layanan PAUD, ia mengungkapkan “Mendorong Angka Partisipasi PAUD bukan hal yang mudah, tidak hanya mendorong pendirian lembaga baru semata, melainkan kualitas layanan, pendidik dan tenaga kependidikan, dan sarana prasarana tambahnya. Di sisi lain kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menyikuti layanan PAUD merupakan faktor yang cukup penting”, Imbuhnya.

Mendorong masyarakat terlibat dalam layanan PAUD merupakan langkah strategis dalam mendorong partisipasi masyarakat pada layanan PAUD. Upaya ini menjadi sebuah pilihan yang jarang diperhatikan, mengingat instrumen kesadaran masyarakat yang cukup luas. Salah satu usaha yang telah dilakukan adalah hadir pada masyarakat secara simultan dan masif, dengan melibatkan masyarakat kampus.

Baca Juga :  Polres Kampar Riau Tetapkan 2 Tersangka Pengancaman Kepada Pekerja Proyek Jalan Tol
Partisipasi Mahasisiwa

Partisipasi dosen dan mahasiswa serta stakeholder dalam program pengabdian ke pada masyarakat pun rutin dilakukan. Saat ini prodi melakukan sosialisasi dan pendampingan pada masyarakat  di beberapa daerah yang memiliki PAUD. Annisa Amalia, salah satu dosen pendamping mahasiswa di lapangan  menyatakan “Kami menyiapkan kegiatan sesuai program prodi melalui Masyarakat Sadar PAUD dengan penguatan literasi PAUD bagi masyarakat di Lingkungan PAUD”. Beberapa lokasi di daerah menjadi sasarannya. “Kegiatan akan dilaksanakan pada tanggal 5-11 di beberapa titik di Kabupaten Kubu Raya, Kalimanta Barat”, tambahnya.

Program ini direspon baik oleh Pengelola PAUD dan Masyarakat disekitar lingkungan lembaga. Heni Herawati selaku pengelola PAUD Aisyiah Sungai Bemban, Kubu Raya menyambut baik kegiatan ini, ia menyatakan” kami bersyukur PG PAUD Untan dapat hadir disini untuk memberikan penguatan pada kami, harapannya ke depan kegiatan ini dapat berkesinambungan”. Pak Ifin selaku Ketua Rukun Tetangga (RT) setempat menyambut baik kehadiran kampus pada masyarakat, “Harapanya kampus PG PAUD dapat mendorong masyarakat untuk ikut serta dan sadar pentingnya PAUD”.

Marmawi, dosen pendamping mahasiswa juga menyampaikan ”Kedepan, kegiatan-kegiatan ini akan menjadi rutinitas. Kita juga menyiapkan program-program lain. Harapannya ada kerjasama juga dengan pemerintah propinsi hingga Kabupaten/Kota”.

Lukmanulhakim menambahkan “peran serta semua elemen masyarakat perlu ditingkatkan, kerjasama juga harus dijalin secara strategis. Tentu harus ada dukungan dari pemerintah baik melalui lembaga pemerintah dapat berkolaborasi juga dengan Bunda PAUD dari tingkat desa sampai provinsi”.

 

Editor.

__Posted on
05/11/2020
__Categories
News

Author: lukmanul hakim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PropellerAds