Tinggi Curah Hujan, Polres Kampar Ingatkan Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

AKTAINDONESIA.COM KAMPAR – Senin (23/11/2020), Tingginya curah hujan akhir-akhir ini dikhawatirkan dapat menimbulkan musibah banjir seperti pada tahun lalu, untuk mengantisipasi dan meminimalisir dampaknya, perlu diingatkan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaannya.

Sebagaimana diketahui bahwa wilayah Kabupaten Kampar sebagian besarnya berada di dataran rendah, dilalui oleh Sungai Kampar yang cukup besar dan berhulu di Waduk PLTA Koto Panjang diwilayah perbatasan dengan Provinsi Sumatera Barat.

Hampir setiap tahun terutama pada puncak musim penghujan, Sungai Kampar ini meluap dan menimbulkan bencana banjir pada daerah pemukiman di sepanjang Daerah Bantaran sungai Kampar.

Terkait hal ini Kapolres Kampar AKBP Mohammad Kholid SIK melalui Kasubbag Humas Iptu Deni Yusra, pada kesempatan ini menyampaikan himbauan kepada masyarakat khususnya yang bermukim disekitar daerah bantaran Sungai Kampar, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya banjir saat musim penghujan ini.

Lebih lanjut disampaikan Kasubbag Humas Polres Kampar tentang hal-hal yang menjadi perhatian antara lain, tingkatkan pengawasan kepada anak-anak untuk tidak bermain maupun mandi di Sungai, karena adanya peningkatan debit air yang membuat arus sungai makin deras.

Bagi masyarakat yang memiliki usaha budidaya ikan atau keramba ikan agar mengecek keamanannya, terutama tali pengikat atau penahan yang mungkin sudah lapuk, agar tidak hanyut terbawa arus yang akan menimbulkan kerugian bagi pemiliknya.

Berdasarkan pantauan ketinggian air di Waduk PLTA Koto Panjang yang merupakan hulu dari Sungai Kampar, pada hari ini ketinggian air waduk masih dikisaran 79 M dan masih dalam kategori normal, pintu pembuangan air biasanya mulai dibuka secara bertahap apabila ketinggian air sudah diatas 82 M, namun sebelumnya akan disosialisasikan terlebih dahulu oleh pihak PLTA.

Baca Juga :  Pesan Kapolda Riau Saat Gelar Syukuran HUT Ke 70

Kita berharap bencana banjir tidak terjadi di Kabupaten Kampar pada tahun ini, namun apabila terjadi hendaknya dengan Kesiapansiagaan kita ini dapat meminimalisir dampaknya, Jelas Deni.

__Terbit pada
24/11/2020
__Kategori
News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PropellerAds