Tim Dosen FE UIR Sosialilsasi Konsep Muamalah Maliyah dan Akuntansi Pesantren

AKTAINDONESIA.COM- Siak Khamis tanggal 19 November 2020, Tim Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Islam Riau – Pekanbaru yang diketui oleh Dr. H. Zulhelmy, SE., M.Si., Ak., CA., ACPA melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada masyarakat, dengan memilih lokasi di Pondok Pesantren I’aanatuth Thalibin Desa Minas Barat Kecamatan Tuaka Kabupaten Siak Propinsi Riau.

Kegiatan tersebut merupakan salah tugas dan kewajiban keprofesian sebagai dosen atau tenaga pendidik di Perguruan Tinggi, sebagaimana tertuang dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi (PT), yaitu Pengajaran, Penelitian, dan Pengabdian.
Topik yang diangkat dan telah disosialisasikan di pondok pesantren tersebut tentang Konsep Muamalah Maliyah dan Akuntansi Pesantren, sebagaimana tertulis secara jelas pada spanduk yang menjadi background ruangan tempat dilaksanakan acara.
Informasi yang disampaikan oleh Ketua Tim Pengabdian Masyarakat FE UIR-Pekanbaru, setidaknya ada dua tujuan mendasar, kenapa topik tersebut disampaikan dalam kegiatan pengabdian kali ini. Pertama, memberdayakan potensi masyarakat secara umum, khususnya unsur pimpinan dan majelis guru di Pondok Pesantren I’aanatuth Thalibin Desa Minas Barat Kecamatan Tuaka dalam meningkatkan pengetahuannya dalam mempraktekkan konsep muamalah maliyah yang syar’i. Karena, akibat dari muamalah yang tidak syar’i, akan berdampak kepada tidak halalnya obyek (ma’qud ‘alaih) yang telah diakadkan.
Lebih lanjut disampaikan bahwa, Para Ulama telah bersepakat secara umum mengkategorikan harta, yakni haram karena zatnya (haram lizatihi), seperti bangkai, darah, daging babi dan sejenisnya. Kemudian haram karena selain zat (haram ghairu lizatihi), disebabkan harta orang lain, kecurangan, penipuan (‘adami atau ghasab), seperti korupsi, mengurangi takaran, timbangan dan lain sebagainya, dan harta haram juga disebabkan akadnya yang tidak sah, seperti riba, akad bathil, dan fasad alias rusak.

Dosen Fakultas Ekonomi bapak Hidayat sedang memberikan penyuluhan

Adapun tujuan kedua disosialisasikan bahasan tentang konsep muamalah maliyah dan akuntansi pesantren oleh Tim Pengabdian masyarakat Dosen FE UIR-Pekanbaru untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat secara umum, khususnya unsur pimpinan dan majelis guru tentang penerapan akuntansi pesantren. Karena dewasa ini, bahasan tentang akuntansi pesantren merupakan salah satu sub bahasan yang baru dalam bdang studi akuntansi dan juga banyak dikaji/didiskusikan dalam forum-forum seminar, pelatihan oleh para akademisi.
Kegiatan pengabdian ini berjalan lancar, hikmad, dan diikuti oleh beberapa unsur pimpinan dan majelis guru (Ustadz/ah), dengan dibuka oleh Ketua, yang kesehariannya juga menjabat sebagai Wakil Dekan III Fakultas Ekonomi UIR Bidang Kemahasiswaan. Selanjutnya, penyampaian materi dari salah seorang anggota Tim, dan ditutup dengan pembacaan doa. [ dok. Damar ]

Baca Juga :  Aksi Protes Pedagang Pasar Kanopi, Kesepakatan Bersama Utamakan Upaya Pencegahan Penularan Covid-19
__Posted on
21/11/2020
__Categories
News

Author: Addinal Khairi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PropellerAds