Suryadman Gidot, Bupati Bengkayang yang Kena OTT KPK

AKTAINDONESIA.COM, BENGKAYANG – Bupati Bengkayang, Kalimantan Barat Suryadman Gidot terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Selain Bupati KPK juga amankan empat orang lain.

Sehari berselang setelah penangkapannya, KPK resmi menetapkan Suryadman sebagai tersangka. Ia diduga tersandung kasus suap proyek di lingkungan Kabupaten Bengkayang. Selain itu, KPK juga menyita sejumlah barang bukti berupa uang tunai senilai Rp336 juta.

Suryadman diketahui menyelesaikan Sekolah Menengah Atas (SMA) pada tahun 1992, di SMA Talenta Singkawang. Ia kemudian menempuh pendidikan tingginya dan lulus pada tahun 1998, di Fakultas Pendidikan Universitas Tanjungpura, Pontianak, Kalimantan Barat.

Usai menyelesaikan pendidikan tingginya, Suryadman kemudian menjadi Kepala Sekolah di SMK YPSD Bengkayang tahun 1999 hingga 2000. Di tahun berikutnya, ia menjadi Kepala Sekolah di SMA Borneo Bengkayang hingga tahun 2004.

Tak hanya berkarier di dunia pendidikan saja, pria kelahiran Pejampi, Mayak, Seluas, Bengkayang, Kalimantan Barat, 15 Mei 1971 tersebut juga terjun ke dunia politik. Ia mencalonkan diri dan berhasil terpilih sebagai anggota DPRD Bengkayang dari fraksi Partai Demokrat.

Tidak cukup satu tahun menjabat sebagai anggota DPRD, Suryadman kemudian mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati Bengkayang hingga tahun 2010. Kemudian, di tahun berikutnya ia maju dan terpilih menjadi Bupati Bengkayang selama dua periode berturut-turut, yakni dari tahun 2010 hingga 2021 mendatang.

Baca Juga :  Di PROMITRA, GRANAT Lampung Sampaikan P4GN
__Posted on
05/09/2019
__Categories
Info Daerah

Author: Akta Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PropellerAds