Supriadi Banting Anak Hingga Tewas

Supriadi Banting Anak Hingga Tewas

Supriadi Banting Anak Hingga Tewas

AKTAINDONESIA.COM, PONTIANAK – Pelaku pembunuhan terhadap Putri Aisyah (1 tahun 4 bulan), Supardi Supriyatman menjalani rekontruksi. Sebanyak 19 adegan diperagakannya pada Kamis (16/12).

Rekonstruksi digelar di aula Mapolresta Pontianak. Selain pelaku, dua saksi yang berada di tempat kejadian yakni ibu korban, Hamisah dan paman korban, Handira ikut hadir dalam rekontruksi itu.

Dari rekonstruksi itu tersebut terungkap, tindakan tak manusiawi yang dilakukan Supardi itu karena tersulut emosi, lantaran perbedaan pendapat antara ia dan istrinya mengenai bagaimana menyikapi korban yang saat itu sedang menangis.

“Pada adegan ke-17 dan ke-18 pertengkaran antara pelaku dan istrinya terjadi. Di ruang tamu, pelaku hendak merebut korban dari istrinya. Rebut-rebutan itu berlangsung hingga ke dalam kamar,” kata Wakil Kepala Satuan Reskrim Polresta Pontianak, Iptu Muhammad Resky Rizal.

Rizal menjelaskan, di dalam kamar pelaku berhasil merebut anaknya. Korban lalu dibawa ke dapur. “Saat dibawa ke dapur, istrinya mengejar namun dipukul oleh pelaku hingga terjatuh,” ucapnya.

Rizal menerangkan, pelaku lalu mambanting korban ke lantai sebanyak tiga kali. Setelah korban tak berdaya, ia lalu pergi meninggalkan anak pertamanya. “Korban lalu diambil ibunya. Saat itu, kondisinya sudah meninggal,” sambungnya.

Usai mengikuti rekonstruksi, pihaknya akan melimpahkan berkas perkara pelaku ke kejaksaan untuk ditahapsatukan. “Tersangka akan dikenakan pasal 80 ayat 4 Undang Undang Perlindungan Anak nomor 35 tahun 2014 dengan ancaman pidana penjara maksimal 15 tahun ditambah sepertiga,” katanya.

Rizal menjelaskan, untuk hasil visum yang telah disampaikan pihak rumah sakit, akibat bantingan itu korban mengalami pendarahan di dalam kepala, tengkorak kepala belakang hancur dan tulang rusuk serta lengan patah.

Baca Juga :  Neta Pane Soroti Kasus Pelaporan A. Semibiring Terkait Sengketa Waris

Seperti yang diketahui, kasus pembunuhan terhadap anak kandung itu terjadi di Jalan Pramuka, Desa Sungai Rengas, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, pada Sabtu, 24 November 2018.

Pelaku yang tak lain adalah ayah kandung korban, menghabisi nyawa putrinya dengan cara membanting korban ke lantai berulang kali.

Pelaku ditangkap setelah kejadian itu berlangsung. Ia dibawa ke Mapolresta Pontianak untuk diperiksa dan menjalani pemeriksaan psikologis. Dari hasil pemeriksaan tim psikiater, kejiwaan pelaku dipastikan dalam keadaan normal

Admin

aktaindonesia.com adalah portal media online yang melayani informasi dan berita dengan mengutamakan kecepatan serta kedalaman informasi. Portal berita ini selama 24 jam dalam sepekan selalu update. Selengkapnya

leave a comment

Create Account



Log In Your Account