Serambi

Spirit Berqurban Untuk Pembangunan Daerah

AKTAINDONESIA.COMQURBAN merupakan ibadah yang dilakukan di hari Raya Idul Adha (Idul Kurban), Allah SWT telah mensyariatkan kurban dengan firman-Nya,

Loading...

إنا أعطيناك الكوثر ﴿۲﴾ فصل لربك وانحر ﴿۳﴾ إن شانئك هو الأبتر

“ Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Maka salat dirikanlah karena Tuhanmu, dan berkurbanlah. Sesungguhnya orang-orang yang membencimu dialah yang terputus. “(Al-Kautsar: 1 – 3).

“ Dan Kami telah Membuat untuk kamu untuk-itu sebagai syiar Allah. Kamu banyak mendapat manfaat dari berhasil, maka disebutlah nama Allah kompilasi kamu menyembelihnya. “(Al-Hajj: 36)

Tidak banyak diungkap bahwa surat al kaustar sesungguhnya surat pelipurlara bagi nabi Muhammad SAW, surat yang menegaskan bahwa ujaran kebencian dan tuduhan para partai cimeeh adalah nisbi dan hanya untaian gelora kebencian atas jalan kebenaran yang dibawa nabi, selain perintah berqurban.

Betapa tidak, Nabi dengan meninggalnya putranya qosim dan tohir setelah itu juga meninggal para anak perempuanya dari ibunda khadijatul kubra, lalu nabi secara naluri keayahannya sangat memperhatikan ibrahim yang baru berumur 16-18 bulan yang disusui oleh Ummu syaif.

Tetapi jangan salah, bahwa dalam shiroh kecemasan nabi akan putra ibrahim bukanlah dengan motivasi yang umumnya kita rasakan, apalagi para politisi yang ingin mewariskan kekuasaan kepada anak cucu kita, bukan!!, nabi hanya merasakan naluri sebagai ayah kepada anak yang ia cintai, namun malang takdir Allah berbicara lain dengan segala hikmahnya akhirnya ibrahim sakit dan nyawanya tidak tertolong, pada saat itu terjadi gerhana matahari dan nabi tegaskan kepada para sahabat bahwa gerhana murni fenomena alam tidak ada kaitanya dengan kesedihan nabi.

Lalu, pada masa itu para pembenci dakwah nabi para tokoh politik qurais memprovkosi dan menyebarkan berita hoak bahwa Muhammad adalah orang yang sial dan malang karna kematian keturunanya, nabi juga turut bersedih dan akhirnya turunlah surat Al kaustar tersebut membantah peenyataan dan ujaran kebencian kafir qurais.

Sesungguhnya kalau kita renungi ayat ini merupakan resep bagi pemimpin dan pejuang masyarakat, kenapa demikian? Karena bagi penggerak agen perubahan (agent of change) senantiasa dihujani badai ejekan, cimeeh serta pernyataan yang melemahkan atas usaha dan kiprah para pejuang masyarakat.

Dan memang begitulah karakter umum dalam dinamika sosial yang dipesankan para tetua kita bahwa sifat kebanyakan orang adalah mencimeeh bagi setiap ide perubahan dan pembaharuan yang kita lakukan, tetapi apabila gebrakan tersebut berhasil maka mereka para partai cimeeh paling dahulu didepan jadi pahlawan kesiangan dan seolah turut berjuang didalam.

Oleh karena itu, sebagaimana Allah SWT memberikan spirit kepada Nabi agar jangan bersedih atas ujaran dan sikap para pembenci dakwah Islam bahwa sesungguhnya para pembenci itulah yang terputus dari rahmat Allah dan bukan nabi yang sial dan kalah.

Bagi para pejuang masyarakat, orang-orang yang ingin melakukan kebaikan untuk nagari dan daerah ketahuilah bahwa spirit surat al kaustar dapat dijadikan ‘ibrah (pelajaran) bahwa jangan pernah menyerah dan patah semangat berjuang berkontribusi untuk pembangunan yang lebih baik.

Bahwa sesungguhnya kita membutuhkan para partai cimeeh indonesia (PCI) untuk berfikir kritis dan menguji keikhlasan diri, menguji dan mendorong ke depan , sebagaimana dalam teori fisika bahwa friksi (gesekan) dibutuhkan untuk mendorong benda maju kedepan, daya tolak friksi akan berbanding dengan daya dorong kedepan, kalau friksi tidak ada maka jadilah umpama mobil berjalan di tengah batu es yang bergasing sajja ditempat. Berqurban dengan melakukan penyemblihan sudah maklum kita semua, tapi berkorban hati dan perasaan untuk lebih maju inilah ujian keikhlasan , semoga kita bisa!!.

 

 

 

Oleh : Safrudin Nawazir Jambak
ketua FPKS DPRD Agam

Loading...
Baca Juga :  Ustadz Tri Bicara Tatanan Kehidupan Islami

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *