Seruan Gubernur DKI Jakarta Berkenaan Pelaksanaan Ibadah Ditengah penyebaran wabah Covid-19

AKTAINDONESIA.COM, JAKARTA – Terkait semakin mengganasnya penyebaran, suspek dan terdampak dari Coronavirus (COVID-19) dalam hal pelaksanaan ibadah sebagai salah satu bentuk mengumpulkan orang banyak, maka untuk itu pemerintah propinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta mengeluarkan seruan tertanggal 19 Maret 2020 Nomor 05/2020 tentang PENIADAAN SEMENTARA KEGIATAN PERIBADATAN DAN KEAGAMAAN DIRUMAH IBADAH DALAM RANGKA MENCEGAH PENYEBARAN WABAH CORONAVIRUS DISEASES (COVID-19), yang berisikan sebagai berikut,

Dalam rangka menghambat penyebaran wabah Coronavirus Disease (COVID-19) dan mengingat propinsi Daerah Khusus Ibukota adalah salah satu pusat penyebaran wabah tersebut serta memperhatikan fatwa MUI No. 14/2020 tentang penyelenggaraan ibadah dalam situasi terjadi wabah COVID-19, dengan ini mengimbau kepada seluruh para Alim Ulama, tokoh agama dan Para Ketua Lembaga Keagamaan di propinsi untuk melakukan hal-hal sebagai berikut :

Pertama, Meniadakan kegiatan peribadatan dan kegiatan keagamaan lainnya yang mengumpulkan orang banyak yang dilaksakan di masjid, gereja, pura, wihara, kebaktian, ibadah dan misa munggu, majlis ta’lim, perayaan hari besar dan lain-lain.

Kedua, Menyiapkan dan menyebarkan panduan bagi penyelenggara ibadah dan umat untuk melaksanakan ibadah dirumah sebagai pengganti kegiatan yan ditiadakan di butir satu (1).

Ketiga, Seruan ini berlaku 14 hari sejak ditetapkan dan bisa diperpanjang bila diperlukan.

Keempat, Meningkatkan kewaspadaan dan disiplin diri guna mencegah risiko COVID-19 dengan menjaga jarak aman dalam berinteraksi.

Kelima, Informasi terkait;
a. Penyebaran COVID-19 dapat dilihat melalui situs : https://corona.jakarta.go.id.
b. panduan terkait penanggulangan COVID-19 (poster, stand banner dan lain-lain) dapat diunduh melalui tautan https://bit.ly/PublikasiCoronaDKI.

Pencegahan penyebaran COVID-19 hanya dapat dilakukan bila seluruh komponen masyarakat secara serempak dan secara disiplin melaksanakan kontak langsung secara ketat.

Demikian seruan ini disampaikan, atas kerja samanya diucapkan terimakasih.

Baca Juga :  Warga Pariaman Temukan 1000 Keping E-KTP Tercecer

Dikeluarkan di Jakarta
Pada tanggal 19 Maret 2020.

Gubernur DKI

Anies Baswedan Ph. D.

ccfile/Ch.A

__Terbit pada
19/03/2020
__Kategori
Nasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PropellerAds