News  

Seluruh Ormas Islam Desak Musdalub MUI Riau

AKTAINDONESIA.COM, PEKANBARU — Dihadapan media online Nasional Aktaindonesia.com yang bertempat di Ruang Rapat Kantor MUI Kota Pekanbaru Ketua Dewan Mesjid Indonesia (DMI) Provinsi Riau, Mizan Asnawi, mewakili seluruh ormas Islam di Riau mendesak agar segera dilaksanakan Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) untuk mengganti atau mencopot kepemimpinan Ilyas Husti sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau, Periode 2020-2025. Rabu (20/7/2022).

Ormas Islam yang mendesak untuk dilakukan Musdalub antara lain FUI, Bakomubin, DMI, IKMI, MDI, IKADI, Ittihadul Muballighin, DMDI, dan belasan ormas lainnya.

Ketua Dewan Mesjid Indonesia (DMI) Provinsi Riau, Mizan Asnawi mengatakan pihaknya atas nama ormas-ormas Islam, mendesak MUI Riau untuk melaksanakan Musdalub, hal ini berkaitan erat kekisruhan yang ada di MUI Provinsi Riau. Dimana kepemimpinan Ilyas Husti dinilai tidak sesuai dengan keinginan ormas-ormas Islam yang berada di bawah naungan MUI.

Kami mendesak agar segera dilaksanakan Musdalub MUI Riau, agar MUI Riau bisa dikembalikan fungsinya. Karena ada beberapa kegiatan yang menurut ormas Islam tidak pantas dilakukan oleh MUI,” kata Mizan.

Seperti Ketua MUI Riau Ilyas Husti dan rombongan melakukan perjalanan ke Provinsi Kepulauan Riau. Sementara, kegiatan keumatan dalam satu tahun ini tidak terlihat.

Dan kegiatan-kegiatan yang digelar MUI Riau tidak sekalipun melibatkan ormas Islam, seperti FUI, Bakomubin, DMI, IKMI, MDI, IKADI, Ittihadul Muballighin, DMDI, dan belasan ormas islam lainnya,” kata Mizan.

Oleh sebab itu, dari 25 ormas di Riau sudah terdapat 19 ormas yang menyatakan dukungan dan desakan agar segera dilaksanakan Musdalub  terhadap Ilyas Husti dalam bulan Juli ini. Karena surat pernyataan dukungan untuk dilaksanakan Musdalub MUI Riau sudah ada sama kita.

Baca Juga :  Kapolsek Bagan Sinembah Rohil Berikan Tali Asih Kepada Warga Kurang Mampu

Desakan Musdalub ini sudah dikoordinasikan juga kepada MUI pusat, dan sudah disiapkan kepanitiaan untuk Musdalub tersebut.

“Intinya Kita dari berbagai ormas Islam dan pengurus MUI daerah menginginkan adanya pergantian ketua MUI Riau yang baru. Hal-hal pokoknya itu (desakan Musdalub) karena terjadi misharmonisasi antara pimpinan MUI terhadap kepemimpinan Ilyas Husti. Ini sangat menggangu kerja kelembagaan. MUI ini harus dikelola oleh jiwa-jiwa ulama. Info yang kita dapat, banyak terjadi mismanajemen didalam kelembagaan itu,”

“Karena itulah kemudian, beberapa pimpinan MUI itu sendiri, termasuk wakil ketua dan di Dewan Pertimbangan, mengkoordinasikan itu semua kepada Ormas Islam. Karena bagaimanapun MUI itu rumah besar ormas Islam, tapi sejak Ilyas Husti ketua tidak banyak ormas Islam yang dilibatkan. Dan dapat kabar mereka kemarin jalan-jalan ke Kepri entah apa agendanya, dan itu kan menggangu kegiatan di MUI itu sendiri,” tegasnya.

Bahkan, ia menambahkan, bahwa selama kepemimpinan Ilyas Husti, tidak pernah terlibat ekspos kerja-kerja MUI apa saja selama ini yang kaitannya untuk manfaat umat.

“Jadi konsolidasi Musdalub ini, mulai dari wilayah, provinsi sampai ke pusat. Intinya semua aspirasi sudah kita sampaikan ke pusat,”.

Diwaktu yang sama, Rusli Efendi selaku di Komisi Pendidikan dan Kaderisasi (KPK) MUI Pusat menyampaikan, memang benar Saya juga didatangi oleh beberapa ormas menyampaikan berupa aspirasi yang berkembang di ormas dan bahkan juga ada beberapa pengurus MUI daerah bahwa memang mereka menghendaki untuk dilakukannya Musda Luar Biasa (Musdalub) atau dipercepat MUI Riau.

Tentu sebagai Pengurus MUI Pusat hal ini saya ada di komisi juga dulu saya sebagai Ketua MUI Provinsi Riau pada periode yang lalu. Tentu kita akan merespon bahwa memang adanya aspirasi yang berkembang tentu dengan alasan-alasan. Memang sesungguhnya di awal dulu kepemimpinan Ilyas Husti dan yang periode sekarang itu kan memang ada sedikit masalah-masalah dengan banyaknya berita-berita yang terbit di berbagai media cetak maupun media online, tapi mereka katakan mohon untuk diberi kesempatan dulu. Tapi sepertinya saya melihat dan sekarang yang mendesak bukan hanya ormas yang dulu tapi ada ormas baru juga MUI-mui yang dulu mendukung beliau juga itu memberi dukungan untuk perbaikan, prinsipnya kan untuk perbaikan MUI Riau kedepan. Tentu saya akan meneruskan ke MUI pusat dan juga mereka sudah juga menyampaikan ke MUI Pusat melalui Sekjen dan lain-lain. Tentu saya akan memberi masukan ya sebagai orang Riau yang tahu kondisi MUI ya tentu kita harus mendengar, karena kehendak desakan dari ormas Islam dan pengurus MUI daerah tadi dan bahkan kalau sudah 2/3 pengurus MUI daerah menghendaki dilaksanakan Musdalub itu, kan sudah memenuhi syarat secara formal organisasi, apalagi sudah 17 lebih ormas Islam untuk menghendaki Musdalub itu, karena MUI Riau ini didirikan oleh ormas-ormas Islam, karena juga itu patut di dengar.

Baca Juga :  Hari Anak Nasional 2021, Ketua KPK H. Firli Bahuri: Momentum Bentengi Penerus Bangsa Dengan Nilai-nilai Antikorupsi

Tentu sifatnya sebagai orang Riau yang ada di MUI Pusat dan ini akan memberikan pertimbangan dan mendengar dengan sungguh-sungguh aspirasinya. Ucap Rusli Efendi sebagai Komisi Pendidikan Kaderisasi (KPK) MUI Pusat.

Lanjut Rusli Efendi, kalau memang sudah dokumen-dokumen itu memenuhi syarat tentu MUI Pusat patut untuk memperhatikan dan mendesak dilaksanakan Musdalub MUI Riau tersebut, dengan tujuan bagaimana MUI itu menjadi lebih baik lagi dan berfungsi sesuai dengan program MUI itu sendiri. Jadi MUI Pusat akan segera secepatnya merespon aspirasi dari berbagai ormas Islam dan pengurus lama MUI Riau untuk dilakukannya Musdalub, ini karena persoalannya serius dan sudah meresahkan dan patut kita respon. Tutup Rusli Efendi