News

Ratusan Kilogram Ganja ‘Tak Bertuan’ Ditemukan di Sumatera Barat

AKTAINDONESIA.COM, LIMAPULUH KOTA – Masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota dibuat geger, tidak tanggung-tanggung, bukan belasan atau puluhan kilogram, melainkan mencapai ratusan kilogram ganja ditemukan

Loading...

Bahkan temuan ganja tersebut, tak hanya terbanyak di Limapuluh Kota, melainkan terbanyak di wilayah hukum Polda Sumbar.

Kepala Polisi Resor Limapuluh Kota, AKBP Haris Hadis membenarkan adanya penemuan narkoba jenis ganja kering siap edar tersebut. “Ditemukan pada Rabu (10/7) siang,”terang AKBP Haris Hadis didampingi Kepala Satuan Reserse Narkoba Iptu Hendri Has di Mapolres Limapuluh Kota.

Diterangkannya, ganja yang sudah dibentuk paket besar itu, ditemukan di Jorong Buluh Kasok, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau. “Berawal dari informasi pemilik rumah yang hendak mengunjungi rumahnya. Rumah tersebut selama ini sebenarnya kosong dan jarang dikunjungi. Kemudian, pemilik rumah kaget melihat kunci pintu telah diganti oleh orang yang tidak dikenal,”terang Iptu Hendri Has.

Kemudian, kata Kasatresnarkoba, karena penasaran, pemilik rumah melaporkan hal tersebut ke wali jorong setempat. Selanjutnya wali jorong memberitahu hal tersebut ke Bintara Pembina Desa (Babinsa) yang bertugas Buluh Kasok yaitu Serda Laapi.

“Babinsa Serda Laapi mendatangi rumah yang dimaksud. Di dalam rumah itu, ditemukan 4 bungkusan besar benda yang ditutup plastik hitam,” terangnya lagi.

Sebanyak 4 Bungkusan plastik tersebut, ternyata isinya narkoba jenis ganja. Akhirnya, pemilik rumah langsung menghubungi keluarganya yaitu Bripka Ronaldo Gusril yang merupakan anggota Polri.

Dari Bripka Ronaldo tersebut langsung menghubungi Kasat Resnarkoba Polres Limapuluh Kota. “Kita langsung ke lokasi bersama Kapolres. Setelah dipastikan bungkusan tersebut berisi narkotika golongan 1 jenis ganja kering,” terang Iptu Hendri Has.

Terpisah, Babinsa Nagari Sarilamak Serda Laapi menjelaskan, setelah mendapatkan laporan dari Kepala Jorong Buluh Kasok, dirinya bersama pemuda setempat langsung menuju rumah tersebut.

“Kepala Jorong mendatangi saya, melapor ada temuan barang mencurigakan. Dari laporan itu, langsung ke lokasi,”terang Serda Laapi. Sesampai di dalam rumah, Serda Laapi pun memastikan isi barang yang dibungkus. Dengan sebilah parang, Serda Laapi merobek benda terbungkus plastik hitam tersebut. Ternyata, isinya adalah ganja yang sudah dibentuk paket besar.

“Setelah bungkusan hitam dirobek, ternyata isinya ganja. Alangkah terkejutnya saya. Ganja sudah dipaket besar. Saya pun melaporkan penemuan ini ke Dandim 0306/50 Kota,”terang pria asli Buton tersebut.

Usai melapor ke Dandim Letkol Sholikin, Serda Laapi turut memberitahu ke Walinagari Sarilamak. “Dandim pun memerintahkan saya untuk koordinasi dengan Polres Limapuluh Kota. Dan saya langsung hubungi anggota Polres Limapuluh Kota. Sekitar satu jam kemudian, barulah Satuan Reserse Narkoba serta Kapolres sampai ke lokasi untuk memastikan temuan tersebut,” ucapnya lagi.

Sementara, AKBP Haris mengatakan, ganja kering tersebut berjumlah 135 dalam bentuk paket besar. “Di Mapolres kita timbang, ternyata berat keseluruhannya mencapai 127,8 kilogram,”ucap AKBP Haris.

Dengan penemuan tersebut, Kapolres pun memerintahkan Satresnarkoba untuk memburu pemilik ganja tak bertuan tersebut. “Ini penemuan ganja terbanyak selama ini di Limapuluh Kota. Karena itu, saya sudah perintahkan Satuan Reserse Narkoba untuk memburu pemilik ganja ini sampai dapat,”tegas AKBP Haris. (*)

Haluan.com

Loading...
Baca Juga :  Kanada, Negara Maju Pertama Legalkan Ganja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *