Putri Pemilik Bir Guinness Tewas Tenggelam

AKTAINDONESIA.COM, SUSSEX BARAT – Kabar duka dari keluarga Guinness, anak bos Bir Lady Louisa Jane Guinness itu di kabarkan meninggal dalam sebuah insiden kecelakaan. Sang putri, Honor Uloth, meninggal dunia di usia 19 tahun karena sebuah kecelakaan.

Berdasarkan laporan yang didapatkan oleh People, Honor Uloth meninggal dunia setelah tenggelam di kolam renang. Insiden tersebut terjadi pada pesta keluarga yang digelar 31 Juli 2020.

Honor Uloth

Berdasarkan laporan pihak berwajib, pesta digelar di Spinney Lane, Itchenor, Sussex Barat. Sekitar pukul 23.00 waktu setempat, Honor Uloth dikabarkan pergi berenang.

“Tak lama kemudian Honor ditemukan tak lagi bergerak di dasar kolam renang. Tampaknya Honor melompat atau terpeleset ke dalam kolam. Kemungkinan kepalanya terbentur sehingga dirinya tak sadarkan diri,” ujarnya.

“Tak jelas kepalanya terbentur apa. Namun tak ada bukti ia hilang kesadaran karena alasan medis,” lanjut pihak berwajib.

Setelahnya, Honor Uloth langsung dilarikan ke rumah sakit di Chichester sebelum kemudian dipindahkan ke rumah sakit di London. Honor meninggal dunia enam hari kemudian setelah menjalani perawatan.

Pihak berwajib juga menegaskan sama sekali tak mengkonsumsi alkohol sebelum ditemukan meninggal dunia. Dilaporkan juga ada empat keluarga yang menghadiri acara pesta di mansion keluarga Guinness kala itu.

Honor ditemukan tak sadarkan diri oleh adiknya, Rufus, yang mencoba untuk menolongnya.

Pada Agustus 2020, investigasi atas kematian Honor Uloth dijalankan. Hasil akhirnya menyatakan Honor meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan dan penyebab kematiannya karena cedera otak hipoksia di usia 19 tahun.

Mengenai kabar ini, pihak keluarga Guinness merilis pernyataan. Dikutip dari Daily Mail, mereka menyebut Honor Uloth memiliki permintaan untuk mendonorkan organnya saat ia meninggal dunia.

Baca Juga :  Syahadat Terakhir Rika Ketika Lumpur Tenggelamkan Petobo

“Honor selalu menegaskan jika terjadi sesuatu padanya, ia ingin organnya didonasikan untuk mereka yang membutuhkan. Dokter percaya Honor bisa membantu empat nyawa lain dan menguatkan 10 orang lainnya,” ujar pihak Guinness.

Kakek Honor Uloth, Earl Ketiga dari Iveagh, adalah presiden perusahaan Guinness pada 1986 hingga ia meninggal dunia pada 1992.

__Posted on
17/11/2020
__Categories
Internasional

Author: Akta Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PropellerAds