Produk Cina Diperkirakan Akan Banjiri Indonesia

AKTAINDONEISA.COM – Produk Cina diperkirakan akan membanjiri Negara-negara yang terkait dengan pakta perdagangan bebas Asia yang tergabung dalam Regional Comperhensive Economic Partenship (RCEP). Negara-negara yang

tergabung dalam dalam RECEP antaralain Cina, India, Jepang, Selandia Baru, Korea, Selatan, dan 10 Negara Asia Tenggara, Indonesia salah satunya.

Disebutkan sebelumnya, Amerika Serikat telah menaikan tarif untuk produk impor asal Cina sebesar 25%. Laporan dari Bloomberg menyebutkan bahwa Trump mengatakan Iya bisa meningkatkan tarif lebih dari itu untuk negeri Cina. Pasca perang dagang dengan Amerika, Cina akan melakukan Negosiasi dengan Negara-negara RCEP akhir musim panas nanti. Negosiasi ini bertujuan untuk mengajak negara-negara yang yang terkait dengan akta perdagangan bebas itu untuk menjadi negara tujuan ekspor untuk produk Cina.

Pasca perang Dagang, diperkirakan Cina akan mengalami defisit perdagangan senilai 400 milyar dolar atau senilai 5600 Triliun. Brad Setser, Konsulat Hubungan Luar Negeri New York mengatakan bahwa tidak akan ada negara manapun yang mampu menutup defisit ini “There absolutely no other country in the world that is willing right now to replace the United States in running a close to $400 billion annual trade deficit in manufactured goods with China”

Perang perdagangan antara Amerika Serikat dan CIna mengakibatkan Negara Cina mengalami surplus suplay produk senilai 1 Triliun Dolar 14.000 Triliun. Hal ini berarti, berapa banyak yang harus di jual ke seluruh negara-negara di luar cina. Berapa Banyak negara itu sanggup untuk membeli produk dari Cina.

Minggu lalu Cina melaporkan bahwa pertumbuhan ekonominya melambat ke titik paling rendah selama tiga dekade terakhir. Hal ini dilatarbelakangi perang dagang dengan Trump. dan saat ini diperkirakan seluruh negara yang terikat perjanjian perdagangan bebas dengan Cina akan di banjiri produk dari Cina

Baca Juga :  Kapolri Tegaskan Akan Menindak Tegas Siapa Yang Melanggar Ketertiban Umum
__Terbit pada
28/07/2019
__Kategori
News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PropellerAds