Politik

PPP Riau Pastikan Satu Tiket Untuk Syamsurizal Ke Senayan

AKTAINDONESIA.COM, PEKANBARU – Partai Persatuan Pembangun (PPP) mengalami kenaikan suara pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 ini khususnya untuk suara Calon Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, setelah ‘puasa’ mengisi parlemen DPR RI pada 2014-2019. Partai Ka’bah untuk periode ini sudah di pastikan mendapatkan satu kursi mewakili Riau 1.

Sebagaimana diungkapkan oleh Ketua DPW PPP Riau Mursini setelah melihat hasil perhitungan real count PPP optimis bisa dapat kursi di tingkat DPR RI.

“Yang membanggakan kita pada Pileg 2019 ini, DPR RI yang semula kita pasang target dua kursi, ternyata dapat satu kursi. Ini ada penambahan, karena 2014 lalu kita nol kursi untuk DPR RI,” kata Mursini, Selasa, 21 Mei 2019.

Mursini yang juga Bupati Kuantan Singingi menegaskan H. Syamsurisal MM mendapatkan suara terbanyak PPP Riau dapil 1 dan menyingkirkan politisi senior PPP yang juga mantan Calon Wakil Gubernur Riau yang juga Ketua DPP PPP H. Rusli Efendi.
“Kemungkinan pak Syam,” jawab Mursini singkatnya.

Sementara itu, berdasarkan pleno kabupaten Riau, di ketahui bahwa Rusli Effendi hanya mendapat suara sebanyak 27 .575 di dapil Riau 1 meliputi Bengkalis, Kepulauan Meranti, Siak, Dumai, Rohil, Rohul dan Pekanbaru.

Sedangkan Syamsurizal berhasil meraih suara cukup jauh yakni sebanyak 42.743 suara, sebagai bukti bang Syam sapaan akrab mantan BUpati Bengkalis 2 periode tersebut masih berpengaruh dan dipercaya di Riau pesisir (Bengkalis dan kepulauan Meranti).

Meskipun PPP mendapatkan kursi terakhir (ketujuh) di Riau 1 untuk DPR RI namun bukti ketokohan Syamsurizah bahkan mengalahkan suara pribadi mantan Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rahman yang hanya mendapatkan suara 32.511 suara.

Sebagaimana kita ketahui Rusli Effendi pernah menjabat sebagai anggota DPRD Riau periode 2009-2014, namun tahun 2014 dirinya gagal melaju ke DPR RI karena PPP tidak mendapatkan jatah kursi, usai gagal dari Pemilu 2014, Rusli Effendi yang merupakan salah seorang petinggi DPP PPP memutuskan ikut dalam pertarungan Pilgubri bersama Walikota Pekanbaru, Firdaus dengan perahu Demokrat-PPP. Namun juga ditaklukkan oleh Syamsuar dan Edy Natar Nasution yang menang di 10 kabupaten kota di provinsi Riau dan langsung terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Riau 2018-2023.

Baca Juga :  Ini Penyebab Ratusan Pengurus dan Kader PKS Mengundurkan Diri Secara Massal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *