Politisi PD Minta Menteri Ini Dimutasi Jadi Kepala Kebun Binatang

AKTAINDONESIA.COM, JAKARTA – Pedas! Seorang politisi Partai Demokrat minta Presiden Jokowi untuk mutasi Menterinya yang Jadi Kepala Kebun Binatang, Siapa?.

Lewat Twitter menggunakan akun @FerdinandHaean2, Politikus Demokrat Ferdinand Hutahaean meminta Presiden Jokowi mutasi menterinya yang tidak perduli dengan suara rakyat.

Hal itu disampaikannya, setelah membaca pernyataan Menteri Kelauatan dan Perikanan Edhy Prabowo yang terkesan tidak ingin mendengar suara rakyat ketika membuat kebijakan.

“Pak @jokowi tolong menteri bapak yang satu ini mutasi jadi kepala kebun binatang saja, di Ragunan mungkin. Karena narasi seperti ini tak cocok untuk mengurusi kehidupan masyarakat karena TAK PERDULI dengan suara rakyat dan dianggab tak ngerti,” kicau Ferdinand pada Jumat (20/12/2019) dilihat AKURAT.CO, Sabtu (21/12/2019).

Ferdinand juga melampirkan kutipan pernyataan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo.

Berikut pernyataannya Edhy Prabowo “Kalau pun ribut di masyarakat silakan saja ribut, wong nggak ngerti materinya, nggak ngerti urusannya kok tiba-tiba ngomong.”

Pernyataan yang dikutip Ferdinand diketahui berasal dari berita daring Detik.com. Dalam pemberitaan tersebut, Menteri Edhy disebut tengah mengkaji rencana ekspor benih dan lobster.

“Kalau pun ribut di masyarakat silakan saja ribut, wong nggak ngerti materinya, nggak ngerti urusannya kok tiba-tiba ngomong,” tutur Edhy.

“Masalah lain, ini ada izin, aturan Menteri yang menghambat, itu pun tidak langsung saya setop, tidak saya buka (ekspor lobster), saya minta (masukan) ahlinya dulu, (seperti dari) akademisi dan ilmuwan,” imbuhnya.

Menurutnya, pengkajian dilakukan karena melihat ekspor lobster mampu meningkatkan devisa negara. Namun, dia melihat peraturan terdahulu terkesan menghambat upaya untuk menambah devisa negara dari sektor perikanan.

“Ada lobster nggak boleh diekspor, dibudidaya pun tidak boleh, terus mau gimana? Di Permen (Peraturan Menteri Nomor 56 Tahun 2016 tentang Larangan Penangkapan dan atau Pengeluaran Lobster, Kepiting, dan Rajungan dari Indonesia) itu nggak boleh lho, cuma taruhnya di alam,” ujarnya.

Baca Juga :  Proses Identifikasi Korban Lion Air Selesai

Sumber: Akurat.co

__Posted on
21/12/2019
__Categories
Nasional

Author: Akta Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PropellerAds