Polisi Tembak Jambret yang Bikin Korban Koma di Jaksel

Polisi Tembak Jambret yang Bikin Korban Koma di Jaksel

Polisi Tembak Jambret yang Bikin Korban Koma di Jaksel

 

AKTAINDONESIA.COM, JAKARTA – Polisi menangkap pelaku jambret bernama Moch Kevin Moudi (21). Polisi menembak pelaku karena berusaha kabur saat ditangkap.

“Saat akan ditangkap, pelaku berusaha melawan dan menerobos kepungan petugas serta upaya melarikan diri sehingga diberikan tindakan tegas terukur dengan tembakan di kakinya,” kata Kasat Reskrim Polres Jaksel AKBP Stefanus Tamuntuan lewat keterangan tertulisnya, Jumat (12/10/2018).

Selain Kevin, satu pelaku lain bernama Rinno Riyanto (22) ditangkap karena berperan sebagai penadah barang curian. Mereka ditangkap di RT 04/10 Kadungan, Tamansari, Jakbar, pada Kamis (11/10) pukul 23.00 WIB.

Stefanus mengatakan Kevin merupakan pelaku jambret yang menyebabkan korban koma. Pelaku menjambret korban bernama Ribka Putri Sardika di depan Mal Kota Kasablanca, Jl Kasablanca, Tebet, Jaksel, pada Minggu (5/8) malam.

“Pelaku memepet pengendara sepeda motor, kemudian menarik tas korban hingga korban terjatuh dari motor dan mengambil tas korban. Korban terjatuh dan dibawa ke RS dalam keadaan tidak sadar,” ujar Stefanus.

Saat beraksi, pelaku tak memasang pelat nomor di motornya agar tak mudah dikenali. Pelaku kerap beraksi di daerah Kasablanca hingga Jalan Rasuna Said mulai pukul 22.00-01.00 WIB.

“Pelaku menyasar pengendara sepeda motor yang membawa tas baik pria maupun wanita, kemudian memepet sepeda motor para korban lalu menarik paksa tas para korban,” ujarnya.

Stefanus mengatakan pelaku memulai aksinya sejak Juli 2018. Dalam seminggu, pelaku bisa beraksi 2-3 kali. Barang curian tersebut kemudian dijual kepada penadah, Rinno. Uang hasil penjualan barang tersebut dipakai untuk kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga :  Politikus PAN Tewas Dibantai 4 Pemuda

Barang bukti dari pelaku yang disita polisi yakni sepeda motor, helm, dan sweater yang dipakai pelaku saat beraksi. Selain itu menyita 5 buah HP, 3 tas wanita, 3 jam tangan, 17 lembar STNK asli, 25 KTP, ATM berbagai bank, kartu NPWP, hingga kartu pelajar. Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan

Admin

aktaindonesia.com adalah portal media online yang melayani informasi dan berita dengan mengutamakan kecepatan serta kedalaman informasi. Portal berita ini selama 24 jam dalam sepekan selalu update. Selengkapnya

leave a comment

Create Account



Log In Your Account