Petani Bawang Bantul Keluhkan Harga Jual yang Rendah

AKTAINDONESIA.COM, Bantul – Tatapan muram terlihat dari wajah petani-petani bawang di Kabupaten Bantul. Pasalnya, ketika tengah panen raya harga bawang yang ditawarkan pengepul malah sangat rendah.

PropellerAds
Loading...

Wijiyati, satu dari sekian banyak petani bawang di Kabupaten Bantul itu tampak memikirkan cara agar bawang-bawang yang dihasilkan laku terjual.

Tumpukan bawang merah pun masih memenuhi teras depan rumah kecilnya di Desa Gadingsari, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul, DIY. Wijiyati mengaku setidaknya sudah 10 hari bawang-bawang hasil sawahnya tidak berpindah tempat.

Hal itu, lantaran harga-harga yang ditawarkan pengepul sangat rendah. Jika ia melepas bawang dengan harga Rp 8.500 per kilo, hampir dipastikan Wijiyati tidak mendapat keuntungan dari bawang-bawang yang baru dipanen.

Kini, Wijiyati hanya bisa menjual bawang tersebut dengan cara dijual secara eceran.

Loading...
Baca Juga :  Seorang Ibu di Pasaman Lahirkan Bayi Kembar Empat
__Posted on
13/06/2018
__Categories
Nasional

Author: Admin

aktaindonesia.com adalah portal media online yang melayani informasi dan berita dengan mengutamakan kecepatan serta kedalaman informasi. Portal berita ini selama 24 jam dalam sepekan selalu update. Selengkapnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PropellerAds