Pesan Presenter Irfan Hakim Sebelum Meninggal Dunia

AKTAINDONESIA.COM, JAKARTA – Publik figur yang juga presenter kenamaan Irfan Hakim memberikan pengakuan mengejutkan soal persiapan kematiannya.

PropellerAds
Loading...

Dilansir dari unggahan video di kanal YouTube yang berjudul Irfan Hakim Sudah Menyiapkan Kematiannya, Selasa (10/3/2020), Irfan menyebut dirinya sudah membeli kain kafan dan penutup keranda.

keranda jenazah

Barang-barang tersebut dibeli Irfan Hakim saat pergi umroh ke tanah suci.

“Gua (juga ada) kain kafan, penutup keranda. Jadi pas lagi umroh, yang lain itu beli sajadah, beli karpet, gua beli penutup keranda,” terang Irfan.

“Lo beli disana?” tanya Denny keheranan.

“Iya, gua beli yang item tulisannya gold biar agak keren. Masa lu sama, ama yang lain, ijo tulisan kuning udah luntur,” seloroh Irfan.

Meski melakukan persiapan kematian yang terkesan serius, Irfan mengaku dia dan keluarganya membawa santai persiapan tersebut.

Irfan bahkan meminta asistennya agar mengabadikan momen ketika dirinya meninggal.

Selain itu, Irfan juga mengingatkan asistennya agar membuat wajahnya tersenyum.

“Jadi beritanya bagus, lu meninggal dengan posisi senyum,” canda Irfan.

Irfan mengaku, persiapan tersebut dilakukannya bukan tanpa alasan.

“Kita kan nggak pernah tahu, nggak nunggu sakit, nggak nunggu tua, maksudnya kita nggak pernah tahu (kapan waktunya dateng), dan kadang-kadang pas tiba (meninggal), keluarga panik nyariin dimana kafannya dll, ya biar kita udah siap,” jelas Irfan.

“Apalagi kalau kita ziarah ya kan, salah satu yang harus kita tanamkan adalah, ya nanti kita bakalan seperti ini (meninggal),” tambahnya.

Lebih lanjut, Irfan mengingatkan, masa hidup manusia di dunia itu tidak lama, sementara kematian adalah sesuatu yang pasti terjadi.

“Kita hidup di dunia ini itu cuma berapa lama sih, paling lama umur kita 100 tahun aja udah hebat banget,” ungkap Irfan.

Baca Juga :  Ustadz Arifin Ilham Kembali Dilarikan ke Rumah Sakit

Bukan hanya kain kafan dan penutup keranda, suami dari Della Sabrina itu rupanya juga telah menyiapkan tanah pemakaman untuk keluarga.

Walau sebelumnya, Irfan sempat meragu sebab takut tak diberi izin orang tuanya.

“Itu perlu negosiasi yang mendebarkan, terutama ke orang tua. Karena takutnya, itu kaya ngedorong kita (seolah-olah kepengin) meninggal,” ujarnya.

Berkat pengertian yang Irfan berikan, keluarganya pun setuju.

Terlebih, Irfan mengatakan, keluarnya pernah kehilangan makam beberapa kali.

“Itu karena adik gue kan udah meninggal adik gue udah meninggal pas kelas 2 SD dimakamin di pemakaman umum. Makamnya hilang karena enggak diperpanjang dan lain-lain,” jelas Irfan Hakim.

“Apalagi makamnya engga pernah pake tulisan. Nggak pernah pakai tembok, cuma patok aja udah. Pas mau ziarah udah engga ada. Makam kakak ipar gue juga ilang,” sambungnya.

Berdasarkan pengakuannya, Irfan membeli tanah pemakaman untuk keluarganya di daerah Parakan Muncang, Sumedang, Jawa barat.

“Bertahun-tahun tanah itu kosong, bahkan jadi kebun singkong, gua minta dibabat sedikit, akhirnya bokap gue jadi penghuni pertama, dan sekarang masih sendiri aja,” kata Irfan.

“Sampai kalo kita lagi kesana, sering bilang, ‘Papa, masih sendiri ya pa? sabar ya pa, tunggu ya pa’ gitu. Dan kita udah nyiapin space-spacenya ini papa, ini mama, gitu-gitu,” lanjutnya.

Menurut Irfan, jika dia mampu membeli rumah yang nyaman di dunia, maka tak ada salahnya untuk mempersiapkan tanah kematiannya.

“Ya walaupun nanti kita tidak tahu akan dibangunkan dalam kondisi yang bagaimana,” tandasnya.

Loading...
__Posted on
11/03/2020
__Categories
Nasional, News

Author: Akta Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PropellerAds