Pencak Silat Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Dunia

AKTAINDONESIA.COM, LONDON – UNESCO dalam Sidang ke-14
https://en.unesco.org/events/14th-session-intergovernmental-committee-safeguarding-intangible-cultural-heritage, berlangsung di Bogota, Kolombia, sejak tanggal 9 hingga 14 Desember mendatang akan menetapkan Tradisi Pencak Silat sebagai Warisan Budaya Tak Benda Dunia.

Dalam pernyataannya, Wakil Delegasi Tetap RI untuk UNESCO, Prof. Surya Rosa Putra di Londong, Ingris, Kamis (12/12) menyampaikan tepat pukul 10 pagi waktu Bagota, Kolombia, Pencak silat resmi masuk list warisan budaya dunia tak benda UNESCO,pada sidang tersebut, terdapat 42 nominasi untuk diinskripsi sebagai Warisan Budaya Tak Benda, termasuk tradisi atraktif dari Indonesia.

Menurut Surya Rosa Putra, tradisi yang bukan hanya sekedar bela diri, namun juga menjadi bagian dari jalan hidup bagi para pelakunya. “Pencak Silat mengajarkan kita untuk dapat menjalin hubungan yang baik dengan Tuhan, sesama manusia dan lingkungan.

Meskipun pencak silat mengajarkan teknik menyerang, namun yang terpenting mengajarkan kita untuk dapat menahan diri dan menjaga keharmonisan, ujarnya.

Tradisi ini sebagai salah satu seni bela diri, merupakan tradisi khas Indonesia yang telah ada dari generasi ke generasi. Seni dari Sumatera Barat dan Jawa Barat dan berkembang ke seluruh wilayah Indonesia dengan masing-masing keunikan gerakan dan musik yang mengiringinya. Tradisi seperti ini memiliki seluruh elemen yang membentuk warisan budaya tak benda.

Tradisi pencak silat terdiri dari tradisi lisan, seni pertunjukan, ritual dan festival, kerajinan tradisional, pengetahuan dan praktik sosial serta kearifan lokal.

Penetapan Tradisi pencak Silat sebagai warisan budaya tak benda oleh UNESCO, merupakan upaya bersama dari berbagai pemangku kepentingan baik Pemerintah Pusat dan Daerah maupun berbagai komunitas dan perguruan persilatan di berbagai provinsi di Indonesia. Upaya tersebut terdiri dari pengumpulan dan pengajuan data, menyelenggarakan berbagai workshop, serta penyusunan dan negosiasi dokumen nominasi.

Baca Juga :  Pemuda Asal Aceh Tewas di Seret Harimau di Riau

Indonesia berkomitmen kelestarian khas Nusantara ini, diantaranya melalui pendidikan seni ini yang tidak hanya fokus pada aspek olah raga/bela diri, tapi juga sebagai bagian dari kurikulum seni dan budaya.

Promosi pencak silat ke berbagai negara juga akan terus digalakkan. Saat ini terdapat komunitas, perguruan dan festivalnya di 52 negara di dunia. Kolombia, sebagai tuan rumah sidang IHC, menurut hasil pembicaraan antara Menteri Olah Raga, Ernesto Lucena dan Duta Besar RI untuk Kolombia, Priyo Iswanto, akan memberikan fórum eksibisi pada Februari tahun 2020 untuk memperkenalkan budaya ini kepada masyarakat Kolombia.

Dengan ditetapkannya Pencak Silat, saat ini Indonesia memiliki 1 warisan budaya tak benda UNESCO. Secara keseluruhan Indonesia memiliki sembilan situs warisan budaya dan alam, dan 15 cagar biosfer Indonesia. Jumlah tersebut merupakan yang terbesar di antara negara ASEAN lainnya.

__Posted on
13/12/2019
__Categories
News, Pesona

Author: Akta Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PropellerAds