Hukrim

Pembunuhan Sadis di Riau, Korban Dibakar Hingga Jadi Tulang

AKTAINDONESIA.COM, KUANTAN SINGINGI – Pembunuhan cukup sadis terjadi di Desa Jake Jake kecamatan Kuantan Tengah, Riau.

Loading...

Dalam kejadian yang terjadi hari Kamis (31/1/2019) tersebut, korban Iwan H (34) selain dibunuh juga habis dengan dibakar. Akibatnya tubuh korban menjadi hangus dan tinggal tulang belulang.

Kapolres Kuansing, AKBP Muhammad Mustofha dalam releasenya kepada wartawan, Jumat ( 1/2/2019) menyebut, kasus pembunuhan terjadi dikawasan kebun karet yang ada di Desa Jake.

Menurut Kapolres, terungkapnya kasus tersebut, bermula dari kedatangan seorang perempuan, DL yang merupakan istri korban ke Polres Kuansing. Kamis sekira pukul 12:30 Wib.

“Istri korban melapor suaminya telah hilang sejak Desember 2018. Setelah diinterogasi handphone korban dikuasai oleh terduga pelaku BTL,” ujarnya.

Dari hasil keterangan istri korban tersebut menurut Kapolres, Sat Reskrim Polres Kuansing dipimpin Kasat Reskrim AKP Andi Cakra Putra, S.I.K bersama dengan Ipda Asep Saifurrohman, Strk, Bripka Bambang Eko HP, Bripka Sandi Kurniawan, Bripka Frengky Tampubolon, Brigadir Bonari Saputra dan Brigadir Kopri Naldi serta Bripda Rizki Muhammad. langsung mengamankan tersangka BTL.

“Dari hasil keterangan pelaku bahwa benar telah membunuh korban dengan cara dipukul dan diseret kemudian dibakar dengan kayu dan daun setelah itu tulang dikumpulkan dimasukkan dalam kantong beras dan dikubur dalam tanah disekitar kebun karet tempat pelaku bekerja,” ungkap Kapolres.

Selain sudah mengamankan pelaku beber Kapolres, mereka telah turun kelapangan untuk olah TKP dan mengevakuasi korban serta membawa ke RSUD untuk dilakukan visum.

Selanjutnya kata Kapolres akan dilakukan autopsi dan tes DN terhadap korban di RSU Bhayangkara Pekanbaru dan melengkapi Administrasi penyidikan.

“Barang bukti yang juga berhasil disita masing-masing satu buah Handphone merk Polytron warna biru dansepeda motor merk honda Revo warna hitam tanpa Bodi,” pungkasnya.

Sementara itu Kasubag Humas Polres Kuansing, AKP Kadarusmansyah, menambahkan hasil integorasi motif pelaku karena dendam dan sakit hati karena pelaku pernah memdengar korban akan menjual anak perempuan pelaku.

“Ancam hukuman 15 tahun penjara sesuai Pasal 338 KUHP,” jelasnya

Loading...
Baca Juga :  KPK Gagalkan Amplop 'Serangan Fajar' Senilai 8,4 Milyar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *