Pembunuhan 4 Bersaudara Terungkap Setelah 5 Tahun

AKTAINDONESIA.COM, BANYUMAS – Pembunuhan 4 bersaudara, Tiga orang anak dan seorang cucu terjadi di Banyumas, ironisnya kejadian ini terungkap setelah hampir lima tahun hilangnya empat korban tersebut, ternyata terkubur di belakang rumahnya.

Seorang nenek Misem (76) selalu memasak banyak makanan setiap lebaran karena berharap anak dan cucunya berkumpul dan pulang.

“Jika setiap lebaran selalu menyiapkan makanan seperti ketupat dalam jumlah yang banyak, sebab berharap anak-anak dan cucunya (Pembunuhan 4 bersaudara) itu pulang,” kata salah seorang tetangga Misem, Sihad kepada wartawan, Rabu (28/8/2019).

Mantan Ketua RT 7 RW 3 Grumbul Karanggandul, Desa Pasinggangan, Kecamatan Banyumas ini bercerita bahwa Misem juga selalu membersihkan kamar para korban ‘Pembunuhan 4 bersaudara’.

“Masih suka masak sendiri, mengandalkan uang pensiunan (suami) tersebut. Paling keluar jika ingin membeli makanan,” jelasnya.

Hal yang sama disampaikan anak Pembunuhan 4 bersaudara’ Misem, Edi Pranoto (49). Misem selama ini hanya tahu bahwa tiga anak dan seorang cucunya pergi merantau ke Jakarta.

“Namanya orang tua tetap (mengharapkan pada pulang), saya bilang diikhlaskan saja kalau memang waktunya ya pada pulang,” ujarnya.

korban Pembunuhan 4 bersaudara tersebut adalah yakni Supratno alias Ratno (51) anak pertama, Sugiono alias Yono (46) anak ketiga dan Heri Sutiawan alias Heri (41) anak kelima serta cucu Misem, Vivin Dwi Loveana alias Pipin (22), anak dari Supratno. Mereka dihabisi oleh Saminah, saudara kandung dari tiga korban pria. Tak sendirian, Saminah beraksi bersama tiga anaknya, Saniah Roulita alias Sania (37), Irfan Firmansyah alias Irfan (32) dan Achmad Saputra alias Putra (27) pada Oktober 2014 silam.

 

 

 

 

 

 

 

sumber : detikcom

Baca Juga :  Wako Surabaya Risma Mendadak Pingsan Saat Pimpin Rapat
__Terbit pada
28/08/2019
__Kategori
News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PropellerAds