Pelaksanaan teknis Vaksin di daerah mesti jelas

AKTAINDONESIA.COM, LUBUKBASUNG – Sehubungan telah dimulai pelaksanaan vaksin yang dimulai dari presiden dan gubernur se Indonesia serta kepala daerah dan tenaga kesehatan, maka perlu persiapan dan sosialisasi yang gencar ke tengah masyarakat ditengah derasnya berbagai berita hoax yang bertebaran di jagat media sosial, sehingga masyarakt menjadi ragu dan khawatir, hal demikian disampaikan DPRD Agam oleh ketua Fraksi PKS DPRD Agam Safrudin,SS,MM.

Safrudin Nawazir Jambak / Ketua F-PKS DPRD Agam

“Jika telah jelas fatwa kehalalan MUI dan keluarnya izin edar dari BPOM RI dan diberbagai negara Islam lain di dunia juga telah siap melaksanakan vaksin maka tentu tiada alasan bagi kita untuk ragu dan menolak vaksin” demikian ungkap Safrudin

Dalam hal tersebut Saftudin menyampaikan perlunya penjelasan teknis pelaksanaan vaksib didaerah sehingga ke khawatiran dan berbagai berita bohong terhadap vaksin bisa kita tepis ditengah masyarakat.

Safrudin selaku wakil rakyat yang telah empat priode ini mempertanyakan komitmen pemerintah bahwa disamping vaksin impor yang kita gunakan vaksin dalam negri yang dinamai vaksin merah putih mestilah diproduksi pemerintah sehingga kita tidak hanya membeli tetapi juga memproduksi dengan kemampauan dalan negri yang tak kalah dari negara lain.

“Tolong jelaskan kepada publik sudah sejauh mana proses produksi vaksin merah putih yang pernah disampaikan presiden Jokowi”?, ungkapnya dengan nada tinggi

Ditambahkan Safrudin bahwa efektivitas vaksin juga mesti segra dievaluasi oleh tim ahli dan bagaimana uji klinisnya juga dibuka secara transparan ke tengah publik sehingga tiada lagi keraguan ditengah masyarakat.

“Untuk diketahui publik biaya vaksi berasal dari APBN dan APBD, telah turun instruksi mentri dalam negri agar daerah mengalokasikan dana untuk vaksin, jadi coba bayangkan biaya vaksib akan diambil dari dana pembangunan jalan, jembatan dan stimulan ekonomi untuk biaya vaksi, sementara vaksin dibeli dari cina (sinovac) maka jika vaksin ini belum teruji efektif berarti kita menyumbang ke cina , uang kita pindah kesana, kita miskin lagi”, Safrudin menyampaikan secara serius

Baca Juga :  Pandemi Covid-19 Memasuki Fase Baru, Berbahaya!

“Jadi kami selaku wakil rakyat yang dipilih dan berkewajiban menyuarakan jerit hati rakyat juga ingin pemerintah pusat dan daerah benar-benar tidak gegabah dan mempertimbangkan keamanan dan ketenangan masyarakat

__Terbit pada
13/01/2021
__Kategori
COVID-19

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PropellerAds