Pelajar Islam Indonesia dan Icon Literasi Bukittinggi

AKTAINDONESIA.COM, BUKITTINGGI – Pengurus Daerah Pelajar Islam Indonesia (PD PII) Bukittinggi peridoe 2019-2020 telah dilantik pada 5 Oktober 2019. Pelantikan bertempat di Gedung Balaikota Bukittinggi, Jalan Jenderal Sudirman.

Pelantikan PD PII Bukittinggi oleh Pengurus Wialyah Sumbar dilaksanakan berdasarkan permohonan dari PD PII Bukittinggi yang telah berhasil menyelenggarakan Konferensi Daerah ke 28 dan berhasil membentuk kepengurusan.

Personil yang menjadi pengurus diantara Fajri Afridendi sebagai Ketua Umum terpilih, Andria Rosa sebagai Sekretaris Umum dan Rahmi Syafitri sebagai Bendahara Umum. Susunan Kepengurusan dibantu oleh 3 ketua bidang dan 5 departemen.
PD PII Bukittinggi diharapkan menjadi motor dan icon Literasi bagi pelajar dan mahasiswa yang ada di Bukittinggi. Sebagaimana diketahui Bukittinggi sebagai kota Pendidikan, namun gerakan literasi di Kota Bukittinggi dipandang belum menemukan bentuknya.

Hal itu disampaikan oleh Irvan, Pengurus PII Sumbar disela-sela pelantikan Pengurus Daerah Pelajar Islam Indonesia (PD PII) Bukittinggi.
“Kami berterimakasih kepada PW PII Sumbar yang telah sedia melantik dan melancarkan proses administrasi bagi pelantikan PD PII Bukittinggi, semoga harapan dari PW PII Sumbar, bisa kami wujudkan” Andria Rosa, Sekretaris Umum PD PII Bukittinggi.

Sebagai sebuah organisasi pelajar yang berada di Bukittinggi, PII Bukittinggi telah mengadakan upaya untuk menggerakan literasi dengan berbagai uapya seperti mengadakan diskusi, mengumpulkan berbagai bahan bacaan dan menghasilkan tulisan, namun upaya tersebut dirasa belum maksimal.

PII Bukittinggi dalam cita-citanya menggerakan literasi di Bukittinggi menghimbau kepada Pemerintahan Kota Bukittinggi untuk mendukung gerakan literasi tersebut. Kepada pihak-pihak sekolah juga telah diupayakan komunikasi, namun hasil yang dicapai belum maksimal.
Bukittinggi mempunyai banyak lembaga pendidikan seperti pada tingkatan perkuliahan terdapat IAIN Bukittinggi, ada Prodi PGSD dan Psikologi Universitas Negeri Padang (UNP), Universitas Muhammad Natsir (UMN), STIE Haji Agussalim dan berbagai Sekolah Tinggi lainnya. Juga terdapat banyak Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas sederajat. Dengan demikian, Gerakan Literasi seharusnya dapat tumbuh dan kembang di Kota Bukittinggi. (zam)

Baca Juga :  Waspada! Kawasan Ngarai Sianok Bukittinggi Masih Rawan Longsor
__Posted on
06/10/2019
__Categories
News

Author: Akta Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PropellerAds