Politik

Pekanbaru Pagi Ini ; Jokowi Terima Gelar Adat, Atribut Demokrat di Rusak OTK

AKTAINDONESIA.COM, PEKANBARU – Ketua Umum Partai Demokrat yang juga Mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) turun dari mobil saat mengetahui beberapa baliho partainya di rusak orang tak dikenal di Jalan Jendral Sudirman Pekanbaru.

SBY tampak juga menenangkan kadernya untuk tidak terprovokasi.

Sementara Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief mengatakan, motif dan dalang perusakan atribut Partai Demokrat di Kota Pekanbaru, Riau harus diungkap.

“Pelaku perusakan atribut yang kabarnya satu orang sudah tertangkap, harus diumumkan ke publik motif dan dalangnya,” ujar Andi Arief, Sabtu (15/12).

Sebelumnya, Sekjen Partai Demokrat Hinca IP Pandjaitan yang ikut mendampingi Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam kunjungan empat hari di Riau, sudah meninjau ke lokasi perusakan.

“Saat ini Sekjen Hinca IP Pandjaitan ke TKP perobekan bendera dan baliho Partai Demokrat di depan gedung DPRD yang sudah dilaporkan kepada Polresta Pekanbaru,” ucap Andi Arief.

Sebagaimana diketahui dalam waktu bersamaan juga sedang dilaksanakan acara pengukuhan gelar adat Presiden Joko Widodo yang di laksanakan di Gedung Lembaga Adat Melayu Riau, Jalan Gajah Mada Pekanbaru.

Presiden Joko Widodo bakal menerima gelar adat Datu Seri Setia Amanah Negara di sela kunjungan kerja bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo di Pekanbaru, Riau, hari ini (15/12).

Presiden Joko Widodo bakal menerima gelar adat Datu Seri Setia Amanah Negara di sela kunjungan kerja bersama di Pekanbaru, Riau, Sabtu (15/12)

Saat elite Partai Demokrat yang tengah berada di Pekanbaru tersebut mereka menemukan bendera dan spanduk itu sudah rusak pada Sabtu (15/12/2018) pagi ini.

Spanduk yang dirusak juga salah satunya yang dipasang di depan Hotel Pangeran, tempat Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan rombongan menginap.

 

“Perobekan bendera dan Baliho dilakukan dengan sengaja,” kata Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat Imelda Sari dalam video yang dikirim kepada Kompas.com, Sabtu pagi.

Baca Juga :  Yusril Beri Isyarat PBB Dukung Jokowi

Menurut Imelda, spanduk yang dirusak jumlahnya mencapai ribuan.

Hampir semua spanduk yang dipasang diturunkan karena rusak.

Dalam video itu terlihat bendera dan spanduk Partai Demokrat sudah dalam keadaan robek dan rusak.

Begitu juga baliho yang bergambar SBY dan Ani Yudhoyono robek dan jatuh ke tanah.

“Foto SBY sengaja dicabik-cabik,” kata Imelda.

Spanduk Partai Demokrat di rusak

Sejumlah bendera dan spanduk Partai Demokrat yang dipasang di ruas jalan kota Pekanbaru, Riau, dirusak oleh orang tak dikenal. Elite Partai Demokrat yang tengah berada di Pekanbaru menemukan bendera dan spanduk itu sudah dalam keadaan rusak pada Sabtu (15/12/2018) pagi ini. (Dok. Demokrat)
Selain di depan Hotel Pangeran, menurut Imelda, perusakan terjadi di depan Gedung DPRD Riau.

Sementara itu, di dekat bendera dan spanduk yang dirusak tersebut, ada juga deretan bendera Partai Golkar, PSI, dan PDI-P yang terpasang dengan baik. “Bendera Partai Golkar, PSI dan PDI-P tetap berdiri,” kata Imelda.

Menurut dia, kejadian ini sudah dilaporkan ke Polresta Pekanbaru.

Dalam foto yang disampaikan Imelda, tampak SBY mengecek langsung ke lokasi perusakan bendera ditemani sejumlah elite Demokrat.

Adapun SBY dan elite Demokrat berada di Pekanbaru sejak Jumat (14/12/2018) kemarin untuk kampanye.

Rencananya, SBY berada di Pekanbaru hingga Senin (17/12/2018).

Pada saat bersamaan, Presiden Jokowi juga melakukan kunjungan kerja sekaligus kampanye di kota itu.

Calon presiden nomor urut 1 itu akan bertemu tim sukses dan kader parpol pendukung di Prime Park Hotel, Pekanbaru, sore nanti. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *