Oplet Biru ‘Si Doel’ Ditawar Rp.1 Miliar

AKTAINDONESIA.COM, JAKARTA – Sinetron Si Doel Anak Sekolahan adalah tontonan menarik yang mengisu layar kaca bagi anak-anak tahun 90an

Mengutip Kompas.com, mobil oplet yang muncul di sinetron Si Doel adalah Morris Minor 100 Traveler.

Seperti di dalam sinetron, mobil pabrikan Inggris ini memang sempat lazim digunakan sebagai angkutan umum di Jakarta.

Sudah jarang terlihat di jalanan ibukota, siapa sangka oplet Morris Minor ini terparkir di rumah aktor pemeran Si Doel, Rano Karno.

Lewat vlog Youtube Gofar Hilman yang tayang pada Sabtu (29/6/2019), Rano Karno memperkenalkan mobil kesayangannya itu ke khalayak publik.

Rano Karno bercerita, semenjak kecil ia bermimpi bisa naik oplet .

Bukan tanpa alasan, kesulitan finansial yang dialaminya dulu membuat Rano karno tidak bisa mencicipi nikmatnya keliling ibukota menggunakan oplet.

“Kita dulu jajan 5 perak. Kita minum aja udah 5 perak, gimana mau naik oplet.

“Setiap sekolah itu oplet cuma jadi pandangan, kapan bisa naik oplet,” ujar Rano Karno.

Mantan gubernur Banten tahun 2015-2017 ini mengatakan jika ia mewujudkan mimpinya itu ketika memulai proyek sinetron Si Doel Anak Sekolahan.

“Nah, begitu kita bikin Si Doel, pertama kali perintahnya ke art director, ‘cari oplet!’,” ucap Rano Karno.

Rano Karno pun mengatakan jika pada masa itu, pihaknya berhasil mendapatkan oplet Morris Minor cuma seharga Rp 525 ribu.

“Ini oplet harganya murah, cuma Rp 525 ribu. Cuma dulu namanya bangke, enggak begini,” ungkap Rano Karno.

Diketahui, mobil yang dibelinya itu adalah Morris Minor keluaran tahun 1957.

Kini, mobil antik ini sudah dimodifikasinya dengan mesin keluaran tahun 2013.

“Mesinnya agak unik nih, beli baru. Mesinnya ini 1600 cc, tapi luarnya masih yang lama,” jelas pria yang telah menginjak usia 58 tahun ini.

Baca Juga :  Anies Baswedan Pantau Revitalisasi JPO Sudirman

Meski mesinnya sudah tak asli, Rano Karno mengaku tetap ada orang yang ingin membeli mobil kesayangannya ini.

Tak tanggung-tanggung, harga yang ditawarkan mencapai Rp 1 miliar, nyaris 2000 kali lipat dari harga belinya dulu.

“Gue kata ini orang mabuk kali kan, pernah nawar sampai Rp 1 miliar. Enggak deh, seoalnya masih gue pake,” ucap Rano Karno.

Ia pun menjelaskan jika nilai fantastis itu bukan karena bentuknya, tapi karena sejarahnya.

“Dia nggak nyari sejarahnya, bukan opletnya. Rp 1 miliar kita gak lepas,” tutupnya.

__Terbit pada
30/06/2019
__Kategori
Nasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PropellerAds