Hukrim News

Nyabu, Satu Anggota Polri Di Amankan

AKTAINDONESIA.COM– Polres Bengkalis menggelar Pers Realise penangkapan narkoba jenis sabu, ganja, pil ekstasi oleh jajaran Polsek Mandau, yang melibatkan salah satu oknum Polri, Rabu (21/11/18) siang.

Loading...

Pers Realise ini dipimpin oleh Kapolres Bengkalis AKBP Yusup Rahmanto, dengan didampingi Kapolsek Mandau AKP Ricky Ricardo, Waka Polres Kompol Ade Zamrah, Kasat Narkoba AKP Syafrizal.

Kapolres AKBP Yusup Rahmanto menjelaskan, bahwa keberhasilan penangkapan tersebut, berawal dari informasi masyarakat, dan pihak jajaran Polsek Mandau telah melakukan pengintaian selama dua minggu.

“Ketujuh tersangka ini diamankan ketika sedang melakukan pesta sabu, di salah satu rumah kos-kosan Jalan Lintas Duri-Dumai, Duri XIII, Desa Bumbung, Kec. Bathin Solapan, Kab. Bengkalis-Riau, Senin (19/11/18) sekitar pukul 04.20 WIB, “terang Kapolres kepada sejumlah wartawan.

Dijelaskan, awalnya memang informasinya 1 kg sabu yang diamankan, namun setelah ditimbang di penggadaian, berat keseluruhan hanya 838,46 gram. Karena 1 kg sabu tersebut pembungkusnya sudah dalam keadaan terbuka, dan diduga selebihnya sudah dijual.

Sementara, oknum anggota Polri inisial BG (33) tersebut, bertugas di Polres Dumai berpangkat Brigadir. Dan sesuai keterangan pelaku, mengkonsumsi baru sekali. Namun pihaknya akan tetap melakukan pendalaman terhadapnya.

Pada saat digrebek, selain BG oknum Polri, juga ditemani tiga wanita inisial WW (21), NS (45) dan EPN (32). Sedangkan tiga orang laki-laki inisial SD alias Udin Brother (48), IG (34) dan SN(40).

“Rumah kos tempat pesta sabu disewa oleh SN. Sedangkan sabu, pil ekstasi dan ganja milik SN (bandar), dan keenam tersangka tersebut gabung kepada SN melakukan pesta sabu, “ungkap Kapolres.

Dia juga menyebut, dari hasil penangkapan tujuh orang tersangka ini, barang bukti yang berhasil diamankan nakoba jenis sabu 838,46 gram, 47 butir pil ekstasi, 3 paket daun ganja kering, 9 buku tabungan, 12 hp, 9 alat hisap, uang tunai Rp20 juta lebih, timbangan 6 unit dan lainnya.

“Dari 9 buku rekening tersebut, yang paling banyak atas nama SN (bandar) mencapai Rp300 juta lebih, sehingga selain kita melakukan proses pidana penyalahgunaan narkoba, kita juga jerat kepada pemilik buku tabungan tersebut dengan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), “ungkap Kapores lagi.

Untuk Narkoba yang diamankan, disebutkan berasal dari Malaysia. Sehingga setelah dibayar DP sebagai bukti keseriusan, narkoba ditaruh di suatu tempat dan diambil oleh SN. Dan setelah narkoba sudah terjual, maka uang hasil jualan tersebut dikirim kembali ke warga Malaysia tersebut.

Loading...
Baca Juga :  Komedian Nunung Ditangkap, 0,36 Gram Sabu Diamankan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *