News

Novel Bamukmin Sebut Film The Santri Sesat

AKTAINDONESIA.COM, JAKARTA – Film karya Livi Zheng ‘The Santri’ direncanakan akan tayang pada peringatan hari santri 22 Oktober 2019 mendatang.

Loading...

Namun film ini menuai kontroversi dari berbagai kalangan.

Seperti halnya salah seorang pentolan Alumni 212 Habib Novel Bamukmin yang dengan tegas mengecam film The Santri. Menurut Novel, film yang dirilis pada Oktober 2019 itu sangat sesat dan bertolak belakang dengan ajaran Islam di pondok pesantren.

“Film itu mengusung paham sekularisme, pluralisme, dan liberalisme yang sudah difatwakan oleh MUI Pusat pada 2005 No 7 yang menyatakan bahwa paham sipilis (sekularisme, liberalisme, pluralisme dan sosialisme) itu sesat,” ujar Novel kepada wartawan, Selasa (17/9/2019).

Menurut Novel, film tersebut sangat tidak sejalan dengan akidah Islam. Sehingga, bagi orang awam yang menontonnya bisa beranggapan buruk kepada Islam. “Film ini lebih bahaya dari film porno karena menegaskan kesesatan di atas nama agama,” sambung Novel.

Novel yang juga anggota FPI ini menerangkan, kehidupan di pondok pesantren sangat membatasi antara santri dan santriwati. Sementara itu dalam film The Santri, dipertontonkan santri perempuan dan laki-laki berdua-duaan.

Kemudian, alasan lain Novel mengecam film tersebut karena sosok Livi Zheng yang tak paham dengan Islam. Sehingga ajaran agama dibuat sesat dan dikomersilkan. “Itu juga jadi alasan kami mengapa menolak film tersebut,” tandas Novel.

Loading...
Baca Juga :  Mantan Bupati Bangkalan Fuad Amin Wafat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *