Nasrul Abit Dicopot dari Ketua Gerindra Sumbar

AKTAINDONESIA.COM, PADANG – Beredar kabar penggantian Ketua DPD Partai Gerindra Sumatra Barat (Sumbar). Anggota DPR RI asal Sumbar, Andre Rosiade disinyalir akan gantikan posisi Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit sebagai Ketua partai besutan prabowo tersebut.

Nasrul Abit membenarkan dirinya akan diganti. Namun informasi tersebut belum resmi datang dengan surat dari DPP Gerindra. Kabar tersebut baru sepintas pemberitahuan lisan.

“Informasinya iya, tapi sampai hari ini saya belum terima Surat Keputusan nya,” katanya kepada langgam.id, saat dihubungi Rabu (11/12/2019).

Saat ini, Nasrul sedang menunggu panggilan dari DPP Partai Gerindra ke Jakarta terkait penggantian dirinya sebagai Ketua DPD Gerindra Sumbar. Pada pemanggilan nanti akan diberitahukan informasi resmi kepadanya.

Meski demikian, Nasrul tidak mempermasalahkan perihal pergantian tersebut. Sebab DPP memiliki pertimbangan tersendiri untuk melakukan pergantian pengurus.

Nasrul tidak tahu tentang apa alasan DPP mengganti posisinya. Namun dalam kepengurusan partai Gerindra, pergantian adalah hal biasa terjadi karena Gerindra merupakan partai komando dari pusat.

Partai Gerindra tidak memiliki periodesasi kepengurusan dan tidak mengenal Munas. “Saya rasa nanti saya dipanggil oleh DPP, di sana nanti dijelaskan alasannya, bahwa partai punya kebijakan baru, saya rasa begitu,” tuturnya.

Ketika ditanyakan apakah berpengaruh terhadap pencalonan dirinya dalam pemilihan gubernur Sumbar 2020, Nasrul mengaku juga tidak mengetahui pasti. Dia berharap tidak berpengaruh terhadap pencalonan dirinya.

Dia mengatakan saat ini memang DPP Gerindra belum memutuskan calon gubernur Sumbar dalam Pilgub 2020. Proses pemilihan untuk Pilgub saat ini masih berjalan. Mengenai kapan akan diputuskan DPP ia juga belum mengetahui.

“Harapannya tidak berpengaruh, cuma ini kan keputusan DPP, jadi yang pergantian ketua ini berdiri sendiri pencalonan juga berdiri sendiri, harapan kita tetap juga lah, saya sendiri kan juga kader Gerindra,” katanya.

Baca Juga :  Dibutuhkan 805.062 Pengawas TPS di Seluruh Indonesia
__Terbit pada
11/12/2019
__Kategori
Politik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PropellerAds