MUSDALUB DPD AK3L RIAU

AKTAINDONESIA.COM PEKANBARU – Asosiasi Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan (AK3L) Provinsi Riau melaksanakan Musyawarah Daerah I Tahun 2021 secara virtual, dengan tema: “Resposisi Peran AK3L Dalam Pembangunan Daerah”, di Hotel Royal Asnof Pekanbaru, Rabu (21/01/2021).

Nampak hadir, Gubernur Riau yang diwakili oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Riau, Jonli, S.Sos, M.Si, Wakil DPRD Riau Hardianto, Ketua Dewan Pendiri AK3L Bachtiar Ravenala, Ketua Umum AK3L Pusat Nasrul Effendi MT, Ketua Kadin Provinsi Riau Edwin Syarif, Sekretaris Dinas PUPR Riau Ir. Ali Subagyo MT, dan seluruh pengurus beserta anggota.

Di sela- sela Musda ke I ini, awak media mewawancari Ketua Umum AK3L Pusat Nasrun Effendi, Musdalub ke I DPD AK3L Provinsi Riau sangat penting sesuai kesepakatan yang telah dibicarakan pada saat Musyawarah Nasional (Munas) beberapa waktu lalu di Jakarta.

Lanjut Nasrun, tidak aktifnya pengurus didaerah dalam menjalankan organisasi ini merupakan salah satu alasan pelaksanaan Musdalub AK3L Provinsi Riau serta sesuai dari kebijakan akreditasi yang telah ditetapkan dalam AD/ART organisasi. ujarnya

Nasrun, kegiatan ini wajib disaksikan oleh pemerintah, kalau pemerintah tidak menyaksikan Musdalub ini maka dianggap batal, dan kami juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Provinsi Riau yang telah mendukung kegiatan Musdalub AK3L ini yang dilakukan pada Rabu (20/1/21) di salah satu ballroom hotel di kota Pekanbaru.

Asosiasi Keselamatan Kesehatan Kerja Lingkungan (AK3L) Provinsi Riau melaksanakan Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) untuk pertama kalinya.

Kegiatan yang mengangkat tema Resposisi Peran AK3L Dalam Pembangunan Daerah

Pelaksanaan Musdalub AK3L Provinsi Riau menurut Ketua Umum AK3L Pusat Nasrun Effendi mengatakan bahwasanya telah disepakati disaat pelaksanaan

Dalam sambutan Gubernur Riau yang dibacakan oleh Kadisnaker Provinsi Riau Jonli S.Sos, M.Si menyampaikan apresiasi terkait pelaksanaan Musdalub AK3L dalam mencari kepengurusan baru sehingga tercapai tujuan dari organisasi. Pemerintah Riau sangat mendukung kegiatan ini, sehingga kedepannya para pengurus yang diamanahkan dapat mempersiapkan sumber daya manusia yang handal dan profesional serta unggul dalam berkompetisi,” ujar Jonli.

Baca Juga :  Dandim 0313/KPR Dampingi Danrem 031/WB Hadiri Pembukaan Pembentukan Bintara Polri Tahun 2020

Kami sangat percaya dan yakin organisasi AK3L di provinsi Riau ini dapat menekan angka kecelakaan kerja sehingga mencapai tujuan kearah zero insiden. Namun, terlebih dahulu perlu dipersiapkan juga tenaga kerja yang bersertifikasi dan wajib dimiliki,” tambahnya.

sangat mengharapkan kehadiran organisasi AK3L dapat mengatasi dan mengantisipasi kegagalan pembangunan yang akan terjadi nantinya.

Kami sangat mengharapkan kerjasamanya, dan dapat menyamakan visi dalam pembangunan dengan pemerintah provinsi Riau untuk kedepannya,” tutup Kadisnaker Jonli sembari menjelaskan untuk setiap kegiatan proyek harus ada tenaga ahli sesuai Undang-Undang Jasa Konstruksi No. 22 bab VI tahun 2017

__Terbit pada
20/01/2021
__Kategori
News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PropellerAds