Muhammadiyah Tidak Asal Terima Tawaran Menteri

AKTAINDONESIA.COM, JAKARTA – Menteri Pendidikan Muhajir Effendi adalah salah satu menteri kabinet kerja I jokowi yang dipanggil ke Istana dua hari setelah pelantikan Presiden dilaksanakan.

Sebagaimana disampaikan oleh Wakil Ketua Majelis Lingkungan Hidup PP Muhammadiyah, Nadjamudin Ramly yang mengatakan, Muhadjir Effendy memang sore tadi sudah memakai baju putih dan telah diundang ke Istana Negara untuk menjadi menteri.

Namun sebelum ke Istana dia memang terlebih dahulu singah di Kantor PP Muhammdiyah, Jl Menteng Raya No 64 Jakarta .

”Beliau di Menteng Raya berkonsultasi dengan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir. Hasilnya, di sana Pak Muhadjir mengtakan bila akan diberi amanah sebagai Menko PMK (Pembangunan Manusia dan Kebudyaan). Dan di situ beliau meminta pertimbangan Pak Haedar,” kata Nadjamudin Ramli, di Jakarta, Selasa malam (22/10).

Mendengar pernyataan Muhadjir, lanjut Nadjamudin, Haedar mengatakan semestinya posisi menteri dari wakil Muhammadiyah dari kabinet itu mendapat amanah di kementerian pendidikan dan kebudyaan. Ini karena selama ini program primadona Muhammadiyah adalah pada sektor pendidikan dan sosial kebudayaan.

”Jadi Pak Haedar menyarankan agar Pak Muhadjir menolak secara terhormat kepada Presiden Jokowi untuk tidak menerima amanah sebagai Menko PMK itu. Dan sampai sekarang Pak Muhajdir Efendy belum lagi mendapat panggilan presiden itu ke Istana Negara,” kata Nadjamudin sembari menceritakan beberapa rekan yang ada di sekitar pertemuan di Menteng tersebut.

Nadjamudin mengatakan sampai sekarang pihaknya belum tahu dengan pasti apakah Muhajir memberitahu penolakan itu kepada Presiden Jokowi. “Tapi dari teman-teman yang ada di sekitar pertemuan PP Muhammadiyah itu memang menyarankan lebih baik menolak karena tidak sesuai dengan harapan.”

”Bagi kami sebagai kader Muhammadiyah sangat menyanyangkan tawaran itu. Dan wajar bila permintaan presiden itu perlu diklarifikasi bila tidak tepat. Ini karena setiap kader Muhammdiayah, termasuk Pak Muhadjir, mengembang amanah persyarikatan. Kami sadar tidak bisa bertindak atas nama pribadi,” tegasnya.

Baca Juga :  Pria Separuh Baya Diamankan Polsek Bagan Sinembah Polres Rohil
__Terbit pada
22/10/2019
__Kategori
News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PropellerAds