News  

Menjaga Kenyamanan, UPT Pasar Lakukan Pengawasan Dengan CCTV

Aktaindonesia.com.Bengkalis- Pasar merupakan tempat pertemuan antara penjual dan pembeli, berbagai aktifitas ekonomi terjadi disana, bahkan pasar sering digunaka sebagai indikator seberapa besar tingkat daya beli dan masyarakat dalam waktu tertentu

Dalam wilayah terntu, terkadang pasar menjadi sebuah identitas, karna dipasar tersebut diperjualbelikan barang yang tidak terdapat pada daerah lain, selain itu pasar yang tidak terawat dan banyaknya terjadi peristiwa kriminal dapat menimbulkan citra negatif terhadap daerah tertentu juga.

Pentingnya menjaga citra positif sebuah pasar dalam rangka menjaga citra positif sebuah darah, Dinas Perekekonomian Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) berupaya menjadikan pasar-pasar dibahawa binaannya menjadi pasar yang nyaman, selain itu upaya penggalakan pendapatan retribusi juga dilakukan secara maksimal.

Dalam Ibu kota Bengkalis terdapat beberapa pasar dalam pembinaan dan pengawasan Disdagperin, diantaranya, Pasar Sukaramai, Pasar Pujasera, Pasar terubuk, Pasar ole ole , Pasar Mahatin, dan Pasar Baru Mambo.

Disperindag melalui Kepala UPT Pasar, Didik Permana, Amd, kepada media mengatakan bahwa sebagai perpanjangan Dinas Disdagperin UPT pasar telah melakukan pengawasan serta pembinaan terhadap pasar-pasar serta menjalin kordinasi yang baik kepada pihak-pihak terkait agar pasar-pasar dibawah binaan Disdagperin berjalan dengan baik, diantara bentuk pengawasan dengan memasang kamera cctv pada beberapa sudut pasar.

“Di beberpa sudut pasar telah dipasang cctv, bahkan beberapa petugas keamanan dan petugas pengawas selalu keliling melaporkan keadaan pasar, ini sangat penting untuk memastikan keamanan di pasar” Ujar Didik.

Menurut Didik, Sejauh ini belum ada kejadian yang tidak diinginkan terjadi dipasar-pasar dibawah pengawasan Disdagperin

“Kalau ada yang mencurigakan kita akan koordiansi dengan Babinkamtibmas, Sejauh ini belum ada kejadian yang tidak di ingini terjadi, aman terkandali, selain ada CCTV, petugas keamanan kita selalu berjaan dan dan menyampaikan laporan tertulis setiap saat, mereka bekerja berdasarkan SOP lengkap,” jelas Didik.

Baca Juga :  Program Andalan 1 Desa 1M, Tim Pemenangan KBS Optimis Menang

Selain keamanan, kebersihan pasar juga menjadi perhatian khusus oleh petugas, menurutnya pasar yang bersih akan menjadi citra positif terhadap suatu daerah, karna akan meninggalkan cerita bagi konsumen yang berbelanja dipasar tersebut, selain menjaga citra kebersihan Kota terbersih dari gelar prediket kota Bengkalis.

“Kita sekarang sedang fokus giat Adipura, bahkan dari dinas telah membuat tim dan melakukan pemantaun dilapangan memastikan kebersihan pasar,” katanya.

Selain keamanan dan kebersihan pasar, Didik juga menyampaikan terkait parkir dan pendapatan retribusi, hal tersebut dinilai penting karna menjadi ukuran serta keberhasilan dalam menyumbangkan pendapatan daerah berupa pajak retribusi.Terkait hal tersebut dirinya mengaku dinas telah melakukan koordinasi dan kerjasama dengan dinas tertentu, misalkan pengelola Parkir, serta ketertiban jualan di area wilayah pasar terutama pedagang-pedagang yang tidak berjualan dalam wilayah pasar, Didik mengaku hal tersebut telah dikoordinasikan dengan pihak Satpol PP.

“Pendapatan daerah dari retribusi adalah terbanyak ke dua, sehingga kita akan mengejot terhadap hal tersebut, dari dinas juga sudah menyiapkan petugas dan di kelola sesuai bidangnya, dalam hal ketertiban terhadap pedagang yang berjualan diluar area pasar terubuk secara persuasif agar bisa masuk di area pasar juga sudah dilakukan, dalam hal ini sudah berkoordinasi dengan Satpol PP” Katanya.

Menurut Didik ada hal yang masih menjadi perhatiannya, tetkait keberadaan lampu penerangan jalan pada area pasar terubuk banyak yang mati, pihaknya sedang berkoordinasi dengan Dishub agar lampu-lampu tersebut bisa diperbaiki karnya menyangkut keindahan pasar pada malam hari.

Sementara itu, Kabid pengelola pasar dinas Disdagperin Hendri mengaku semuanya terlah berjalan sesuai dengan bidangnya masing-masing dan koordinasi berjalan baik.
“Berjalan dengan koordinasi yang baik, sesuai bidangnya dan pasar sendiri dalam pengawasan kepala UPT Pasar,” katanya.

Baca Juga :  PKS Rencana Ajukan Anies sebagai Capres ?

Sementara itu, terkait harga sembako terutama naiknya harga bawang serta cabe dipasar terubuk masih menjadi pembahasan antara penjul dan pembeli, terhadap hal tersebut salah seorang pedagang, Meliana mengatakan harga cabe padang saat ini sekilo 120 ribu, harga cabe rawit 90 Ribu, sementara bawang Merah jawa 50 Ribu bawang merah India 25 ribu, kenaikan tersebut menurutnya karna banyaknya permintaan sementara petani ada yang gagal panen sehingga setok sedikit.

“Barang kita kan dari luar bang, saat banyak permintaan sementara barang sedikit otomatis barang jadi mahal, apalai kemaren waktu lebaran tambah ada petani yang gagal panen,” ujar Meliani.