Mengharap Keberkahan dan Menghindari Riba, BUMDes KMJ Bangun Kemitraan Dengan BSI

AKTAINDONESIA.COM,Bengkalis- Mengharapkan keberkahan dan menghindari dari sistem riba merupakan alasan kuat BUMDes Karya Mandiri Jaya menjalin hubungan kemitraan dengan Bank Syariah Mandiri yang baru berganti nama menjadi Bank Syariah Indonesia.

“Bank syariah Mandiri yang telah berganti nama Bank Syariah Indonesia merupakan merupakan mitra BUMDesa KMJ desa meskom, sengaja kami menjalin hubungan kemitraan karna ada harapan melakukan pengelolaan keuangan yang berhubungan dengan masyarakat agar mendapat keberkahan dan terhindar dari riba,” ujar Kepala desa meskom, Usman dalam sambutannya diacara gebyar bagi hasil, Minggu,(20/2/2020).

Berpusat di balai pertemuan desa meskom, Usman mengakui, berdasarkan keyakinan memang pada zaman sekarang sangat sulit menghindari dari transaksi yang mengandung riba, namun setidaknya sudah ada niat untuk menghindari, salah satunya dengan merapat pada lembaga keuangan yang mengelola dengan syistem syariah.

“Sebagai muslim sedapat mungkin di hindari sistem yang berbau riba, mudah-mudahan ihtiar ini mendapat keberkahan,” katanya.

Sementara itu, Kepala cabang BSI Bengkalis, Ivan Prima Iskandar dalam sambutannya mengatakan, akan berusa memberi suport bagaimana BUMDes KMJ akan semakin baik dan berkembang.

Kacab BSI Ivan Iskandar

“Sudah selayaknya sebagai mitra akan mensupport, BSI Berdiri disahkan pada februari tahun 2021 oleh bapak presiden atas dasar untuk kemaslahatan umat dan prekonomian indonesia,” ujarnya.

Lebih lanjut Ivan mengatakan, salah satu bentuk sumbangan yang dilakukan oleh BSI, adalah
Membangun insfrasktur masjid di bengkalis.

Sementara itu, Korcam Bengkalis, Berry Pratama dalam sambutannya mengatakan, dengan adanya Pendapatan Asli Desa yang diberikan USP melalui BUMDes, pada hakikatnya ada konstribusi mayarakat ke desa, menurut Bery tidak semua jasa pinjaman menjadi gaji, namun ada yang menjadi sisa hasil usaha dan menjadi pendapatan asli desa (PADes)
“tidak semua pendapatan jasa pinjaman menjadi gaji pengelola, namun ada yang menjadi SHU, dan menjadi PADes, sehingga ada peran dan apartisipasi pemanfaat dalam membangun desa,”ujarnya.

Baca Juga :  Rere Monique, DJ Asal Indonesia ini Ditangkap Di Malaysia

Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan pembagian hadiah kepada para pemanfaat lancar.

 

 

 

 

 

__Terbit pada
21/02/2021
__Kategori
News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PropellerAds