Internasional

Mengejutkan, Duterte: Saya Bukan Katolik, Saya Islam

AKTAINDONESIA.COM, MANILA – Presiden Filipina Rodrigo Duterte pada Kamis mengajak warganya untuk memperkuat keimanan mereka pada agama Islam, menekan pentingnya kesatuan menghadapi ancaman ekstremisme di bagian selatan Filipina.

Dia juga mengajak warga Muslim menjadi agen untuk menciptakan kesatuan dan harmoni serta saling bergandengan melawan ancaman kekerasan yang mengancam memecah belah mereka, dan berusaha mencapai perdamaian di Filipina.

“Mari kita junjung spirit solidaritas dalam upaya kita mencapai perdamaian sejati dan abadi,” bunyi pernyataan Duterte.

“Semoga peringatan ini membuat kita tetap teguh dalam perjuangan menjaga kesatuan melawan mereka yang menyebar perselisihan dan kekerasan,” tambahnya.

Duterte mengatakan panutan baik yang ditunjukkan Nabi Ibrahim yang tunduk pada Allah menjadi pengingat bagi semua akan pentingnya pengorbanan.

Ketua Komisi Muslim Filipina Nasional Sheikh Abdulhadi Daguit mengatakan tahun ini ada sekitar 6.000 warga Filipina yang sedang menunaikan ibadah haji di Arab Saudi.

Komisi itu membuka klinik-klinik dengan mobil ambulans yang hadir untuk kebutuhan medis para peziarah.

Duterte pada Selasa menandatangani pengumuman hari libur nasional menandai Idul Adha, guna merayakan acara kurban dan ritual Islam lainnya pada hari besar ini.

Menurut Alquran, umat Muslim yang dewasa, mapan dan sehat diharuskan menunaikan ibadah Haji di Makkah, Arab Saudi setidaknya sekali dalam hidupnya. Makkah adalah tempat suci bagi mereka yang beragama Islam.

Loading...
Baca Juga :  Musik Sebagai Simbol Identitas Muslim Amerika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *