Opini  

Menata Air Terjun Pangkalan Tio Kampar

Mengangkat Batang Terendam

AKTAINDONESIA.COM, PEKANBARU – Pengelolaan pembangunan kepariwisataan perlu diwujudkan berdasarkan kebijakan pembangunan destinasi pariwisata. Artinya harus dilakukan sesuai dengan konsep dan aplikasinya, jika tidak maka objek wsiata menjadi terbengkalai dan tidak memberikan manfaat kepada masyarakat.

 

Demikian dikatakan Dr Hj Hernimawati MSi berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan Desa Pangkalan Kapas Kecamatan Kampar Kiri Hulu Kabupaten Kampar, tepatnya di Air terjun Pangkalan Tio. “Diperlukan keterlibatan masyarakat, aparat pemerintah dan swasta serta akademisi dalam pengelolaan pembangunan kepariwisataan sesuai dengan peranya masing-masing,” kata Surya Dailiti.

 

“Termasuk objek wisata Air Terjun Pangkalan Tio Desa Pangkalan Kapas Kecamatan Kampar Kiri Hulu Kabupaten Kampar. Objek wisata ini sangat potensial namun belum terkelola secara baik, perlu dukungan semua pihak sehingga menjadi semakin menarik dan dikunjungi oleh peminat wisata,” ungkap Hernimawati.

 

“Fasilitas dan ketersediaan anggaran perlu direalisasikan di objek wisata air terjun ini agar menjadi destinasi yang dibanggakan secara lokal, regional dan nasional serta mungkin kedepannya menjadi internasional. Kerjasama sama dari berbagai pihak imbuhnya, diyakini akan meangangkat Air Terjun Pangkalan Tio sebagai destinasi pariwisata unggulan”, Demikian papar Hernimawati, dosen fakultas ilmu administrasi universitas lancang kuning Pekanbaru, Selasa (5/7).

Baca Juga :  Riau Terima Asap Kiriman Dari Luar Propinsi