Nasional News

Longsor Sebabkan Puluhan Rumah Tertimbun di Kabupaten Sukabumi

AKTAINDONESIA.COM, SUKABUMI – Puluhan rumah tertimbun disebabkan longsor besar yang terjadi di Kampung Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Senin (31/12/2018).

Longsor tersebut sebabkan saluran listrik terputus, selain itu masyarakat merasa susana disekitar lokasi mencekap karena gelap. Namun saat ini belum diketahui adanya korban akibat longsor tersebut

Salah seorang Pendamping Desa Kecamatan Cisolok, Agus mengatakan benar adanya peristiwa tersebut. Selain itu sekitar 30 rumah tertimbun dan hanya tersisa kurang lebih dua rumah.

“sekitar 30 rumah yang tertimbun longsor, paling hanya 2 rumah saja yang tersisa” jelas Agus saat dihubungi AKTAINDONESIA.COM

Koordinator Pos Kantor SAR Jakarta, Faber juga mengatakan hal yang sama namun saat ini untuk evakuasi korban, timnya masih menuju lokasi kejadian.

“Iya benar. Tapi untuk korban, tim kami sedang di jalan menuju lokasi,” tutur Faber ketika dihubungi ayobandung.

Sambungnya, menurut Faber informasi yang diterimanya terkait waktu kejadian masih simpang siur.

“Ada yang bilang pukul 17.00 WIB, ada juga yang bilang sebelum magrib,” ucapnya.

Tambahnya, berdasarkan informasi yang diterima, lokasi kejadian berada di atas bukit komunikasi melalui sambungan telepon pun terbatas.

“Untuk informasi lanjutan, kami masih menunggu laporan dari tim. Kalau ternyata diperlukan evakuasi, akan kami kirim dua tim lagi ke lokasi. Saat ini, kami masih menunggu informasi hasil assasemen dari tim,” katanya.

Sementara itu berdasarkan informasi yang diterima SAR Sukabumi, pihaknya baru menerima laporan pukul 20.00 WIB. Satu tim terdiri dari enam orang anggota SAR langsung diberangkatkan.

“Tapi kami belum memastikan rumah yang tertimbunnya. Informasinya masih simpang siur, ada yang bilang satu RT ada juga yang bilang hanya menutup jalan. Tim kami yang berangkat akan melakukan pendataan terlebih dahulu,” jelasnya.

Baca Juga :  20 Orang Diperkirakan Masih Tertimbun Longsor Sukabumi

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *