Lagi, Warga Cinangka bersama Para Pelajar Melakukan Aksi Penolakan Pembangunan Kandang Ayam Raksasa

Lagi, Warga Cinangka bersama Para Pelajar Melakukan Aksi Penolakan Pembangunan Kandang Ayam Raksasa

Lagi, Warga Cinangka bersama Para Pelajar Melakukan Aksi Penolakan Pembangunan Kandang Ayam Raksasa

 

AKTAINDONESIA.COM, SERANG – Puluhan warga Cinangka, khususnya  warga Kp. Sadatani kembali menggelar aksi demonstrasi di kawasan pembangunan kandang ayam seluas 16 Hektare, Jum’at 12 Oktober 2018.  Ini adalah demonstrasi kedua setelah aksi serupa dilakukan pada hari Selasa, 09 Oktober 2018.  Kali ini, demonstrasi juga diikuti oleh puluhan pelajar demi menyuarakan rasa keberatan mereka dengan adanya pembangunan kandang ayam raksasa  yang diperkirakan mampu menampung sebanyak 500.000 ekor ayam dalam satu kali panen. Aksi ini merupakan kekecewaan masyarakat atas sikap pihak PT. Cibadak Indah Sari Farm yang tidak mengindahkan peringatan dan keberatan masyarakat setempat.

Masyarakat menuntut pihak PT. Cibadak Indah Sari Farm menghentikan pembangunan kandang ayam  raksasa yang sangat dekat dengan pemukiman warga dan beberapa lembaga pendidikan yang menampung ribuan pelajar.

Dari hasil pertemuan pihak PT. Cibadak Indah Sari Farm dengan pihak  Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Serang serta perwakilan masyarakat (Senin, 08 Oktober 2018)  Pihak perusahaan mengakui bahwa surat perizinan pembangunan kandang ayam tersebut belum keluar.

“kami memang sedang mengurus surat perizinan pembangunan, namun memang suratnya belum keluar” ujar Arif selaku Humas PT. Cibadak Indah Sari farm.

Sementara itu, pihak Badan Lingkungan Hidup provinsi pun mengamini bahwa belum adanya surat izin pembangunan kandang ayam tersebut.

Syahroni, selaku Koordinator Lapangan merasa sangat keberatan  “Kami sangat keberatan dan merasa dibohongi. Tandatangan warga sadatani untuk persetujuan dimanipulasi karena tidak disebutkan untuk kepentingan apa” ungkapnya.

Salah satu pelajar yang mengikuti aksi demonstrasi pagi tadi juga mengungkapkan bahwa keberadaan kandang ayam di dekat sekolahnya akan sangat mengganggu.

Baca Juga :  Rumah Pak Ngadiono Warga INHU di Lalap Sijago Merah

“ Ya jelas saya menolak pembangunan kandang ayam itu, soalnya lokasinya deket banget sama sekolahan. Bau dari kotorannya pasti ganggu banget. Selain itu, nanti bakal banyak lalat yang bisa nularin penyakit ke manusia” ujar Nurul Habibah siswi kelas 12 MA Mathla’ul anwar

Sejauh ini, aktivitas pembangunan kandang ayam terus berjalan. Sementara spandu-spanduk yang dibawa warga ketika menggelar aksi demonstrasi dipasang dijalanan sekitar lokasi proyek pembangunan.

 

 

 

 

 

uswah virginiatech

leave a comment

Create Account



Log In Your Account