Kisah Wanita Tanpa Tangan Belajar Setir Mobil Sendiri

AKTAINDONESIA.COMDISABILITAS atau mempunyai keterbatasan secara fisik tidak menghambat kemauan wanita berhijab ini untuk bisa menjalani hidup normal seperti layaknya manusia normal.

Seperti dikutip Harian Metro, wanita bernama Norfarrah itu tidak mempunyai lengan sejak lahir. Dia menggunakan kakinya untuk melakukan pekerjaan sehari-hari seperti mengemudikan mobilnya. Dia biasanya menyetir sendiri mobilnya untuk ke tempat kerjanya.

Alasan mengapa Nor memutuskan untuk belajar mengemudi karena ayahnya, Shaari Othman, 64 tahun, yang harus mengantar jemputnya dari rumah ke kantor dan kembali lagi ke rumah, setiap hari. Nor berpikir tidak mungkin dia terus-menerus bergantung pada ayahnya atau orang di sekelilingnya untuk menjalani hidupnya sendiri. Dia pun merasa tidak tega melihat ayahnya yang sudah tua terus mengantar jemputnya.

“Semenjak itu, mulai ada keinginan untuk memiliki SIM. Awalnya, saya tidak yakin akan bisa melakukannya sampai suatu hari, saya melihat kemampuan teman sesama disabilitas yang bisa mengemudi dengan kondisi fisik yang tidak sempurna,” kata Nor.

Norfarrah/metro

Dengan tekad yang kuat akhirnya Nor mulai belajar mengemudi dan berhasil mendapatkan SIM. Wanita yang bekerja di Kolej Komuniti Teluk Intan, Perak itu hanya butuh waktu dua minggu untuk membiasakan diri mengemudi dengan kakinya. “Saya sering menghubunginya dan bertanya bagaimana caranya agar bisa belajar mengemudi. Alhamdulillah, setelah saya mencoba dan berhasil melewati ujian mengemudi,” ujarnya lagi.

Nor menambahkan hal yang paling sulit baginya ketika mengemudi dengan kaki alias tanpa tangan adalah saat parkir mobil secara terbalik atau mundur. “Ya, itu sulit, tidak sampai sebulan hingga akhirnya saya berhasil mengemudi sendiri dengan rasa percaya diri. Alhamdulillah, semuanya berjalan lancar dan sejauh ini saya belum pernah terlibat dalam kecelakaan lalu lintas,” ucapnya senang.

Baca Juga :  Gempa 7,4 SR Guncang Jakarta dan Banten, Berpotensi Tsunami

Nor pun tidak menyangka potret dan kisah dirinya belajar mengemudi dengan kaki menjadi viral di media sosial. Saat mengetahui dari seorang temannya, dia sangat senang karena ternyata banyak orang mendukungnya.

Nor sendiri tidak merasa menemukan kesulitan berarti meski mengemudi dengan menggunakan kakinya. Selama ini dia pun menjalani rutinitas hariannya sebagian besar dengan memakai kedua kakinya. Dia berharap kisahnya ini bisa menjadi penyemangat untuk orang-orang yang juga memiliki fisik tidak sempurna seperti dirinya.

“Saya percaya di luar sana ada banyak orang disabilitas yang memiliki bakat dan kemampuan luar biasa. Yang paling penting adalah semangat dan selalu bekerja keras, karena status sebagai penyandang disabilitas bukan menjadi alasan untuk membuat rasa tidak nyaman orang di sekitarmu, ” demikian pesan wanita yang juga bekerja sebagai motivator di sekolah-sekolah di kawasan Perak, Malaysia.

__Terbit pada
05/08/2019
__Kategori
News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PropellerAds