Hemat: Kunci dalam Management Stress and Fatique Family dalam Kondisi Covid-19

Hemat: Kunci dalam Management Stress and Fatique Family dalam Kondisi Covid-19

AKTAINDONESIA.COM, BOGOR– Pada masa pandemi covid-19 banyak aktivitas publik terganggu, sehingga pekerjaan maupun pembelajaran terhenti karena penyebaran covid-19 yang begitu cepat. Hal tersebut membuat para pekerja dan pelajar beralih melakukan aktivitas secara online, dimana hal itu membuat masa transisi yang begitu cepat dalam ruang lingkup masyarakat. Aktivitas yang dilakukan secara online otomatis membuat unit terkecil dalam masyarakat yakni keluarga harus kembali beradaptasi dengan keadaan dan situasi yang ada. Hal itu pun sangat berpengaruh terhadap manajemen stres dan kelelahan pada setiap individu dalam keluarga. Ditengah pandemi covid-19 ini, selaras dengan pendapat dari pakar Promosi Kesehatan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) UGM, dr. Fatwa Sari Tetra Dewi, MPH., Ph.D., menyebutkan rasa cemas, khawatir, serta stres sering dialami banyak orang saat menghadapi situasi krisis, termasuk menghadapi Covid-19. Banyak sekali keluhan-keluhan yang disuarakan masyarakat, diantaranya orangtua yang mengeluh terkait tugas sekolah yang diberikan kepada anak-anaknya dengan segala keterbatasan baik waktu maupun fasilitas, keadaan ekonomi yang kurang stabil karena pengeluaran lebih banyak daripada pemasukan, dan tuntutan pekerjaan yang dialami oleh masing-masing individu. Keluhan-keluhan tersebut menimbulkan kerentanan stres dan kelelahan sehingga dapat juga menurunkan imunitas tubuh seseorang dan menjadikan kondisi badan tidak kondusif seperti biasanya.

Dalam hal ini ada tips yang dicakup dalam satu kata dan bisa menjadi alternatif dalam management stress and fatique for family Indonesia dalam kondisi covid-19 yaitu HEMAT :

Hidup Sehat

Hal ini sangat berpengaruh dalam kondisi kesehatan seseorang. Hidup sehat seringkali diremehkan oleh banyak orang, namun pada saat pandemi ini hidup sehat menjadi trending dikalangan publik. Hidup sehat dengan makan-makanan yang bergizi (4 sehat, 5 sempurna), minum vitamin, berolahraga agar badan tetap bugar dan tidak cepat kelelahan dan menghirup udara segar minimal dibawah pepohonan atau meditasi agar mendapatkan stigma positif sehingga dapat merelaksasi pikiran supaya tidak cepat stres.

Baca Juga :  Wali Kota Bogor Bima Arya Dinyatakan Positif Corona

Ekonomis

Pandemi covid-19 ini membuat keadaan ekonomi keluarga Indonesia menjadi tidak stabil dan seimbang karena pada masa pandemi ini pendapatan kebanyakan lebih sedikit daripada pengeluaran. Maka dari itu pada masa pandemi covid-19 ini diharapkan keluarga dapat hemat dan memilih kebutuhan-kebutuhan yang cukup ekonomis dan sesuai dengan saving keuangan masing-masing. Dalam hal ini manajemen keuangan keluarga sangat berpengaruh. Membeli barang atau kebutuhan sesuai dengan keperluan tanpa berlebih-lebihna menjadi pilihan tepat untuk keluarga yang bijak.

Memanfaatkan Waktu Bersama Keluarga (Qualiy Time With Family)

Ditengah-tengah kesibukan menjalani work from home para orang tua dapat lebih banyak meluangkan waktunya bersama keluarga. Hal ini sebenarnya dapat menjadi management stress and fatique bagi masing-masing individu. Karena menurut  Sosiolog Universitas Toronto, Melissa Milkie seperti dikutip Quartz at Work (November, 2017) menyebutkan bahwa panjangnya waktu yang dihabiskan dalam sebuah keluarga tidak memiliki dampak terukur pada kesejahteraan emosional dan perilaku seseorang. Artinya kedekatan bersama keluarga akan menambah nilai positif yang tidak pernah terukur terhadap emosional dan perilaku seseorang dalam keluarga itu sendiri. Salah satu contoh yang konkrit hasil dari wawancara yang pernah dilakukan beberapa waktu lalu adalah permasalahan keluarga dengan suami-istri bekerja yang sulit meluangkan waktu untuk berkumpul dengan keluarga, karena pembagian waktu lebih banyak diluangkan untuk pekerjaan. Hari libur seringkali menjadi pilihan untuk berkumpul bersama, namun hal itu cukup jarang dilakukannya. Masa work from home ini merupakan kesempatan emas, khususnya untuk keluarga dengan suami-istri bekerja, waktu ini dapat  dimanfaatkan untuk bermain dengan anak-anak, bercengkrama dengan anggota keluarga lainnya menjalin sebuah keharmonisan, dan mengajarkan anak. Sehingga dalam kesempatan ini, balancing work and family dan struktural fungsional dalam keluarga akan berjalan dengan baik dan sempurna dengan catatan interaksi dan komunikasi terjalin dengan baik. Saling bekerjasama gotong-royong membantu dalam menjalankan aktivitas didalam rumah.

Baca Juga :  Surabaya Jadi Zona Hitam Covid-19

Tertib dalam ibadah

Ada hal positif dari adanya pandemi ini yakni, semua orang dapat menikmati beribadah secara berjamaah dengan keluarga tercinta. Kegiatan tertib beribadah ini menjadi daya tarik tersendiri dalam management stress and fatique, karena hal ini sangat berkaitan erat antara individu dengan Sang Maha Pencipta. Sesungguhnya idak ada yang bisa mengalahkan Dzat Pencipta Alam.

Demikianlah tips HEMAT yang dapat disampaikan, tetap berpikir positif dan manfaatkanlah waktu bersama keluarga tercinta, jangan sia-siakan kesempatan. Hal yang terbaik saat ini adalah tetap #dirumahaja.

Alda Nisya dkk( Mahasiswa IPB University)

 

__Posted on
16/04/2020
__Categories
Opini

Author: Fathan Mardela

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PropellerAds