Gurabak turun gunung

AKTAINDONESIA.COM, BUKITTINGGI – Salah satu alat transportasi tradisional di daerah Minangkabau sejak dulu. Kita kenal dengan nama gurabak.

Gurabak terbuat dari bahan kayu yang sangat penting bagi masyarakat di pedesaan khususnya petani guna mengangkut sarana pertanian baik pupuk dan hasil hasil pertanian yang dihasilkan. Pada tahun 50 an setiap rumah di pedesaan pelosok nagari gurabak ada tiap rumah rumah masyarakat . Dengan roda kayu yang dilapisi Karet ban bekas ini banyak di buat dan di pesan oleh masyarakat Bukittinggi agama sekitarnya kepada pengerajin Kayu yang ada. salah satu daerah pengerajin kayu khususnya terdapat di nagari cingkariang banuhampu. Dengan kwalitas dan bahan baku yang terbaik saat itu.

Dengan mengunakan bahan kayu khusus yaitu kayu Surian serta model yang khas gurabak ini sangat kuat dengan roda depan yang juga terbuat dari kayu yang dilapisi karet ban depan dengan dua pegangan untuk mengangkat dan mendorong.bagi muatan di atasnya.maka ini memudahkan memindahkan barang barang dan hasil pertamian untuk dibawa ke pasar nagari nagari yang ada di Bukittinggi dan agam.

Gurabak ini ada dua jenis uyang disebut guranak kayu biasa dengan 1 roda dan 2 pegangan.dan satu lagi yaitu gurabak ongkak dengan 2 roda satu pegangan biasamya dari bahan bambu panjang untuk pegangan penarik serta untuk kendali agar gerobak dapat berjalan stabil dengan muatan hasil pertanian hingga sampai ke pasar pasar yang ada.

Dengan kemajuan zaman saat ini gurabak sudah mulau berubahan model dan bentuk nya. Baik itu ukuran dan model bahan yang di gunakan .
Bahkan gurabak kayu saat ini sudah banyak digunakan di dalam pasar dan mengaspal di jalan raya dengan muatannya yang sangat banyak bahkan Melebihi muatan Mobil pick up atau bak terbuka . tidak bisa dipungkiri modernisasi telah membuat gurabak sebagai salah satu sarana usaha jasa masyarakat di pasar pasar tradisional saat ini. Bisa terlihat tiap hari di pasar padang lua pasar bawah Bukittinggi. Secara fisik gurabak sangat besar manfaatnya untuk ekonomi masyarakat. Buktinya sopir gerobak ini di pasar padang lua bisa pendapatannya bisa 2 kali lipat dari pendapatan sopir angkutan umum dalam .satu hari .

Baca Juga :  Sejarah Rokok

Gurabak biasanya sebagai sarana perhubungan dan pengamatan ,walau bukan dibawah dinas perhubungan yang mengatur . Nanun ini perlu juga diatur agar lalu lintas dapat lancar dan hasil pertanian masyarakat sampai ke pasar dengan selamat sampai di tujuan.

Jika saat ini terlihat gurabak membawa muatan barang itu sudah biasa terlihat, namun secara makna yang tersirat dalam hidup bermasyarakat saat ini dan momen moment tertentu..Gerobak sangat diperlukan. Baik itu dalam masa Pilwana pilkada . Pileg .pemilu.Jelas terlihat fungsi” Gurabak “sangat penting dan menentukan. .bagaimana cara membawa kelompok tertentu serta pendukung bisa di pengaruhi sebagai pemilih untuk menyumbang suara agar kemenangan bisa diraih.

Namun ironis nya setelah keberhasilan itu di dapat. Biasanya pendukung itu selalu tim sukses. Jarang yang dapat sukses bahkan ditinggalkan dengan rasa kecewa .
Disanalah mereka baru sadar. dan merasa kanai ” Gurabak.” dan setelah tujuan sampai muatan “ditunggik an ” dari gurabak atau ditingalkan .

Inilah dinamika hidup dalam bermasyarakat .

Semoga gurabak dapat di lestarikan dan bermanfaat untuk semua.