Gempa M 6,9 di California Selatan Picu Kebakaran

AKTAINDONESIA.COM, CALIFORNIA – California Selatan, Amerika Serikat (AS) diguncang Gempa bumi kuat, untuk kedua kalinya dalam dua hari terakhir dilaporkan memicu sejumlah kebakaran di beberapa titik. Gempa ini juga disebut memicu korban luka.

Seperti dilansir CNN dan AFP, Sabtu (6/7/2019), gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,1 — yang direvisi menjadi M 6,9 — ini terjadi pada Jumat (5/7) malam di titik berjarak 16-17 kilometer sebelah timur laut Ridgecrest, yang pada Kamis (4/7) lalu diguncang gempa M 6,4 yang memicu korban luka dan sejumlah kerusakan.

Peta California

Pakar seismologi pada Survei Geologi AS atau USGS menyebut gempa terbaru ini berkekuatan 10-11 kali lebih kuat dari gempa pada 4 Juli lalu.

Gempa pada Jumat (5/7) waktu AS ini juga disebut sebagai ‘foreshock’ dari gempa pada 4 Juli. Foreshock merupakan sebutan untuk gempa yang terjadi sebelum peristiwa seismik yang lebih besar atau disebut mainshock.

“Ini merupakan rentetan gempa bumi. Gempa-gempa ini saling berkaitan,” tutur pakar seismologi Caltech-USGS, Lucy Jones.

Ditambahkan Jones bahwa ada sekitar 10 persen kemungkinan bahwa gempa pada Jumat (5/7) tersebut akan diikuti oleh gempa lainnya dengan kekuatan M 7,0 atau lebih besar dari itu sekitar pekan depan.

Dengan rincian dampak gempa terbaru di California Selatan ini masih samar, sejauh ini belum ada laporan jatuhnya korban jiwa. Juru bicara Kent County, Megan Person, menyebut ada laporan sejumlah korban luka akibat gempa, namun jumlah pastinya tidak disebutkan.

Di kota kecil Ridgcrest, sejumlah kebakaran dilaporkan terjadi pada Jumat (5/7) malam waktu setempat, usai gempa mengguncang. Truk-truk pemadam dikerahkan ke titik-titik yang dilanda kebakaran, salah satunya di wilayah Kent County.

Otoritas Kent County juga mengaktifkan pusat operasi darurat dengan nyaris 2 ribu orang tidak mendapat aliran listrik.

Baca Juga :  Hongkong Mencekam, Demonstrasi Duduki Stasiun Kereta Api

Di Los Angeles, petugas pemadam setempat mengerahkan sejumlah mobil pemadam dan helikopter pemantau. Ada juga laporan kabel listrik tumbang yang memicu terputusnya aliran listrik.

Secara terpisah, Departemen Pemadam Kebakaran San Bernardino County juga menyebut pihaknya menerima banyak laporan kerusakan akibat gempa. “Rumah-rumah bergeser, pondasi retak, dinding penahan ambruk,” sebut Departemen Pemadam Kebakaran San Bernardino County dalam pernyataan via Twitter.

“Satu korban luka (ringan) dengan para petugas pemadam merawat pasien itu,” imbuh pernyataan tersebut.

“Laporan awal menunjukkan kerusakan yang terjadi jauh lebih signifikan dari gempa sebelumnya,” sebut Departemen Pemadam Kebakaran San Bernardino County.

__Terbit pada
06/07/2019
__Kategori
Internasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PropellerAds