Nasional

Dokter Mogok Kerja, Pasien RSUD di Sulsel Terlantar

AKTAINDONESIA.COM, MAKASSAR – Pasien yang datang ke pelayanan Poliklinik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Salewangang Maros, Sulawesi Selatan, pulang dengan kecewa. Karena, semua pelayanan Poli belum juga buka sejak kemarin akibat aksi dokter mogok pelayanan.

PropellerAds
Loading...

Pasien yang berasal dari berbagai kecamatan di Maros ini, kebanyakan mengaku belum tahu adanya aksi mogok yang dilakukan oleh dokter. Mereka pun merasa kecewa karena tidak mendapatkan penjelasan dan kepastian, kapan pelayanan akan dibuka.

“Tadi saya mau ke Poli Syaraf untuk periksa. Tapi katanya tidak buka. Saya tanya kenapa, tidak ada juga jawabannya. Saya baru tahu kalau ada mogok dokter, makanya saya ke sini. Tapi kalau begini, mau tidak mau pulang. Ini juga tidak jelas kapan bukanya,” kata seorang pasien, Rahmat, Selasa (18/12/2018).

Sementara itu, puluhan dokter yang kebanyakan dari dokter spesialis, sejak pagi sudah berada di RSUD Salewangang, mereka tampak berkumpul di ruang tunggu depan kantor pelayanan BPJS RSUD. Tepat pukul 09.10 Wita, tampak Bupati Maros, Hatta Rahman tiba bersama sejumlah pejabat.

“Pagi ini memang pak Bupati akan bertemu langsung dengan pihak dokter. Ini upaya kita agar persoalan ini bisa segera selesai. Kita duduk bersama untuk mencari solusinya,” kata ketua Komisi III DPRD Maros, Andi Rijal Abdullah yang juga ikut hadir.

Sebelum pertemuan, Rijal sempat mendatangi pelayanan Poliklinik yang tidak beroperasi. Ia hanya menemukan sejumlah perawat yang masih berada di beberapa ruang Poli bersama pasien yang tetap menunggu kepastian. Ia berharap, semua dokter bisa kembali melayani pasien sembari mencari solusi masalah RSUD ini.

“Di satu sisi, kita juga kasihan sama pasien yang sudah jauh-jauh datang ke sini untuk periksa. Makanya, kita berharap ini bisa segera ada solusinya dan semua dokter bisa kembali bekerja melayani warga,” ujarnya.

Sebelumnya, puluhan dokter di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Salewangang menggelar aksi mogok pelayanan. Mereka protes atas kinerja manajemen rumah sakit yang dinilai tidak transparan, mulai dari alur pembagian BPJS hingga dugaan penyelewengan dana BPJS, yang berdampak pada sengkarutnya pelayanan.

Loading...
Baca Juga :  Seorang Guru Tikam Petani Gegara Pinjam Motor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *