Diduga Pengedar Narkoba, Dua Polisi Di Bengkalis Ditangkap

AKTAINDONESIA.BENGKALIS- Dua oknum anggota Kepolisan Resor (Polres) Bengkalis dijebloskan ke sel tahanan Mapolres Bengkalis, keduanya ditangkap diduga menjadi pengedar narkoba.

Adapun anggota polisi tersebut masing-masing berinisial IW (36) berpangkat Bripka dan YZ (31) berpangkat Brigadir keduanya ditangkap petugas Selasa lalu, (17/9/2019) dalam tempat yang berbeda.

Selain meringkus tersangka IW, dan YZ, petugas dari Satuan Reserse Narkoba Polres Bengkalis juga berhasil menyita barang bukti 1 bungkus besar diduga berisi barang haram sabu berat lebih kurang 1.000 gram (1 kilogram), 1 unit sepeda motor, dan dua unit HP.

Kapolres Bengkalis AKBP Yusup Rahmanto, S.I.K, MH didampingi Kasat Serse Narkoba AKP Syahrizal ketika dikonfirmasi, Sabtu (21/9/19) petang membenarkan diamankannya dua oknum petugas kepolisian tersebut.

Terungkapnya peredaran penyalahgunaan barang haram sabu dan melibatkan oknum kepolisian ini berawal pada Selasa (17/9/2019) petugas Sat Serse Narkoba memperoleh informasi masyarakat akan ada transaksi barang haram jenis sabu di seputaran Pelabuhan Bandar Laksamana.

Berdasarkan informasi tersebut, Anggota Opsnal langsung melakukan pemantauan di seputar tempat kejadi perkara, sekitar 14.30 WIB, tim melihat target yang dimaksud dan berhasil mengamankan tersangka IW.

“Dari tersangka ini petugas menyita barang bukti diduga jenis sabuĀ  berat kotor 1.000 gram,” ungkap Kasat Narkoba AKP Syahrizal.

Kemudian, setelah Tim Opsnal melakukan interogasi IW didapatĀ  keterangan bahwa barang haram jenis sabu itu akan diberikan kepada seseorang untuk diperjualbelikan atas perintah dari tersangka YZ.

“Menurut keterangan tersangka IW bahwa barang haram jenis sabu ini didapat sebulan yang lalu di daerah Desa Jangkang, namun karena pelaku tidak tahu cara menjualnya, maka tersangka IW menghubungi tersangka YZ yang sedang memerlukan uang di dalam Lapas,” terangnya.

Baca Juga :  Ditkrimsus Polda Riau Amankan 10 Pelaku Usaha Galian C Ilegal

Peran tersangka YZ adalah membantu untuk mencarikan orang lain sebagai perantara untuk menjualkan barang haram itu. Kemudian tersangka YZ meminta tolong kepada DW, merupakan warga binaan Lapas Kelas IIA Bengkalis, agar dicarikan orang lain sebagai pembeli.

Selanjutnya DW menyuruh orang lain yang tidak dikenal namanya oleh tersangka IW bersepakat untuk bertemu dan bertransaksi di Pelabuhan Bandar Laksmana. Dan kemudian IW ditangkap oleh Tim Opsnal Sat Narkoba Polres Bengkalis.

Kedua oknum polisi ini akan dijerat dengan Pasal 114 (2), Pasal 112 (2) UU RI Nomor 35/2009 menguasai, memiliki, menyimpan atau menyediakan barang haram sabu melebihi berat 5 gram ancaman maksimal dengan pidana mati atau penjara seumur hidup.

__Posted on
22/09/2019
__Categories
News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PropellerAds