Deseminasi Teknologi Pertanian Unismuh Makassar di Takalar

Deseminasi Teknologi Pertanian Unismuh Makassar di Takalar

Deseminasi Teknologi Pertanian Unismuh Makassar di Takalar

AKTAINDONESIA.COMMAKASSAR – Dosen pertanian Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar memberikan pelatihan diseminasi teknologi kepada Kelompok Tani di Desa Tonasa Kecamatan Sanrobone Kabupaten Takalar, Senin (29/10)

Dalam kegiatan diseminasi yang mengankat judul “Penerapan teknologi tepat guna pengelolaan limbah pertanian menjadi produk bernilai ekonomi tinggi dalam upaya mendukung kesejahteraan petani di Kabupaten Takalar” tim Dosen Pertanian Unismuh memanfaatkan limbah batang jagung menjadi kompos dan limbah kulit jagung menjadi produk kerajinan. Tim Pelaksana dalam Kegiatan Diseminasi Teknologi ini adalah Hamzah Esa, S.P., M.P., Dr. Ir. Abu Bakar Idhan, M.Si. dan Dr. Syamsiah, S.P.,M.P.

Deseminasi Teknologi Pertanian Unismuh Makassar di Takalar

Alasan tim pelaksana memberikan diseminasi kepada kelompok Tani di Desa Tonasa adalah karena tim pelaksana melihat bahwa di desa Tonasa terdapat banyak limbah pertanian khususnya jagung yang terbuang percuma. Limbah jagung didesa Tonasa, menjadi masalah bagi masyarakat dan solusi yang diambil masyarakat selama ini adalah dengan membakar limbah batang, tongkol dan kulit jagung tersebut. Menurut tim dosen pertanian Unismuh, bahwa limbah dari jagung memiliki potensi untuk dimanfaatkan dan bisa menghasilkan keuntungan ekonomi. Bahkan jika dikelolah dengan serius, kulit jagung bisa lebih mahal dari biji jagung.

Tim Dosen Pertanian Unismuh melatih kelompok tani membuat kompos dari batang dan tongkol jagung. Kompos yang dihasilkan dari kegiatan ini akan dimanfaatakan oleh petani dalam kegiatan pertaniannya. Sedangkan kulit jagung dimanfaatkan menjadi produk kerajinan. Kulit jagung dibuat menjadi bunga – bunga dan bonsai. Bunga dan Bonsai dari kulit jagung ini memiliki potensi ekonomi yang tinggi. Harga bunga dan bonsai dari kulit jagung lebih tinggi dari biji jagung. Jika biji jagung dalam 5 tongkol atau 1 kg hanya dihargai Rp.3000,- tetapi jika kulit dari lima tongkol jagung tersebut dikreasikan menjadi bunga atau bonsai kulit jagung maka harganya menjadi Rp. 70.000,-.

Baca Juga :  Peluncuran Program PINTAR Tanoto Foundation
Deseminasi Teknologi Pertanian Unismuh Makassar di Takalar

Dalam acara seremonial diseminasi teknologi kepada Masayarakat di desa Tonasa tersebut, dihadiri langsung oleh Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Bapak Tamsil Linrung dan dihadiri pula oleh BUPATI Takalar, Bapak Syamsari Kitta beserta beberapa kepala Dinas, Camat dan Kepala Desa. Wakil ketua komisi VII DPR RI sangat mengapresiasi kegiatan diseminasi bteknologi yang dilaksanakan tim Dosen pertanian Unismuh. Begitu pula dengan Bupati Takalar, dalam sambutannya Pak Syamsari menyambut baik dan berterima kasih kepada pak Tamsil Linrung yang telah banyak membantu kabupaten Takalar dan memprakarsai kegiatan diseminasi teknologi kepada petani.

Bupati Takalar juga mengapresiasi dan mendukung tim dosen pertanian unismuh. Dalam acara seremonial Bapak Tamsil Linrung memberikan secara simbolis bantuan teknologi kepada masyarakat dengan menyerahkan kepada BUPATI Takalar dan selanjutnya Bupati Takalar memberikan kepada perwakilan kelompok Tani. Bapak Tamsil Linrung dan Pak Syamsari Kitta dalam acara seremonial diseminasi teknologi tersebut meresmikan penggunaan teknologi dengan mencoba mencacah batang jagung menggunakan mesin pencacah yang diberikan kepada masyarakat.

Admin

aktaindonesia.com adalah portal media online yang melayani informasi dan berita dengan mengutamakan kecepatan serta kedalaman informasi. Portal berita ini selama 24 jam dalam sepekan selalu update. Selengkapnya

leave a comment

Create Account



Log In Your Account