Cerita Nyiak Api dan Nyiak Eka dalam Momentum Lebaran 1441 H

AKTAINDONESIA.COM, PALUPUH – Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kecamatan Palupuh SYAFRIL, SE DT RAJO API dan Ketua UMKM Kecamatan Palupuh bersilaturahmi selesai Lebaran Aidil Fitri 1441 H di kediaman Ketua Harian LKAAM Provinsi Sumatera Barat /Ketua LKAAM Agam. Minggu, (06/06)

Nyiak Eka Menyambut gembira kedatangan Ketua LKAAM Kecamatan Palupuh yang juga Ketua KAN Nagari Nan Tujuah dan Anggota DPRD Agam Priode 2019 – 2024.
Ada beberapa hal yang didiskusikan :

Diskusi dimulai dari cerita Nyiak Eka, tentang sejarah dan perjuangan beliau dan kawan kawan serta Masyarakat membangun Kecamatan Palupuh.

Ketua Harian LKAAM Provinsi Sumatera Barat /Ketua LKAAM Agam. Sebagai urang Tuo di Kecamatan Palupuh dan Agam yang panggilan akrapnya Nyiak Eka, sejak tahun 1977 sampai 2007 bersama tokoh adat, ulama, cadiak pandai. generasi muda Kecamatan Palupuh saat itu, dengan 16 Kepala Desa, 4 Ketua KAN dan 20 Lembaga Nagari sebagai motor penggerak, mulai dari jorong yang lengang dan sepi, seracara setapak demi setapak mulai membebahi Kecamatan Palupuh dan membangun secara bertahap.

Memperjuangkan mulai dari Kecamatan Perwakilan Palupuh menjadi Kecamatan penuh, diresmikan oleh Gebernur Sumatera Barat yang. diwakili oleh Drs Syurkani Sekwilda Sumatera Barat, Bupati Agam. Letkol. M. Nur Syafei. Ketua DPRD Agam MTH. DT PANGULU BASA, Camat Palupuh Rusdi Malik, hari selasa 7 maret 1983 dengan PP. Nomor 44 /12 Desember 1982.

Mulai dari tanggal tersebut palupuh dipacu Pembangunan disegala bidang, mengadakan Musrenbang pembangunan tiap Desa, mempergunakan Dana bantuan Desa Rp. 10.000.000 per desa.

Pertemuan Ninik Mamak Nan Tigo Ratuih Dikato se Kecamatan Palupuh diadakan sebanyak tigo kali, dimotori oleh LKAAM Kecamatan Palupuh dan Camat Palupuh, masa itu dibentuk Lembaga pemersatu Kepala Desa dengan nama IKATAN KEPALA DESA.

Baca Juga :  Rohana Kudus di Tetapkan Pahlawan Nasional, PMM Minta Pemerintah Luruskan Sejarah

Kegiatannya bergotong royong 1 x 15 hari ke desa desa, dengan Ketua umumnya H. Y. A. Dt Maleka Nan Tinggi.
Saat itu kegiatan berjalan sangat bagus, setiap kegiatan Bupati Agam hadir atau Sekda mewakili sekitar tahun 1983 – 18987.

Semangat gotong royong masyarakat Kecamatan Palupuh luar biasa, membuka jalan baru, membabgun SDN, SMPN, PUSKESMAS, Kantor Camat, rumah guru, kantor Desa. Dibangun masyarakat dengan bergotong royong, Pemerintah merangsang dengan dana desa.

Sekarang dana desa miliyaran rupiah tapi KK miskin masih banyak, kepedulian tolong menolong sesama sangat kurang, adat istiadat lemah, mesjid sepi jemaah, pertemuan Ninik Mamak kurang kehadiran, akibatnya generasi muda mulai cari alternatif jalan sendiri, akibat hormat ke ibu dan bapak mulai kurang apalagi kepada Pangulu Ninik Mamak yang ditagakkan jo adat kebesaran tiap suku.

Hal ini sangat dirasakan mulai tahun 2008 sampai hari ini, di Propinsi Sumatera Barat tahun 2000 Keluar Perda Nomor 9, tahun 2000 isinya Kembali ke Nagari, kembali ke surau.

Sampai sekarang tidak satupun himbauan Pemda Sumatera Barat tentang mengajak Ninik mamak se Sumbar untuk mendirikan surau kaum untuk mendidik Anak Kemenakan dibidang Agama Islam dan Adat Minangkabau (ABS- SBK).

Baiknya Gubernur Sumatera Barat dan jajarannya agar perkuat barisan Adat dan Agama tiap Nagari, supaya masyarakat hidup rukun damai aman di dunia, serta masuk syorga yaumilmahsyar kelak.

Mari kita tatap palupuh kedepan, ada tiga hal yang mendasar yang perlu diperhatikan untuk menjadikan Kecamatan Palupuh lebih baik :

1. Jadikan Kecamatan Palupuh, kecamatan ABS – SBK, anggarkan di nagari dana Penberdayaan. Ninik Mamak dan Ulama, sehingga Ninik Mamak punya ilmu untuk mengurus anak dan kemenakannya.

Baca Juga :  Liburan Lebaran Ke Tangkuban Perahu

2. Perkuat UMKM dan buat Koperasi UMKM

3. Disetiap Nagari dan Jorong seluruh jalan jalan harus di Aspal atau di COR. Akses ke kebun disemen dengan ADD dan APBD KABUPATEN AGAM.

saat ini sosok yang dengan cepat dan tanggap, ada pada Syafril, SE DT Rajo Api, mau berkorban untuk sesama, apapun yang terjadi di Kecamatan Palupuh beliau hadir dalam kondisi suka atau duka, membawa santunan, tidak cukup dengan gaji DPRD Agam dengan dana pribadi beliau adakan.
Jalan terus Nyiak Dt Rajo Api.

Selamat berjuang NYIAK API, semoga dimudahkan urusannya dan disingkirkan penghalangnya

Y. A. DT. MALEKA NAN TINGGI

__Posted on
07/06/2020
__Categories
Info Daerah

Author: Akta Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PropellerAds