Cendra Hardi Nurba: Mahkota Cahaya untuk Bunda

AKTAINDONESIA.COM, PESISIR SELATAN – Guru diposisikan pada tempat yang istimewa dinegeri ini, sekalipun dikenal sebagai pahlawan tanpa tanda jasa, pengabdian guru sebagai pendidik dengan penuh keikhlasannya tentu harus jadi perhatian khusus bagi bangsa ini, ditangan guru tercipta pemimpin, pengusaha, ekonom dan segala macamnya.

Guru SD IT Andalusia Tapan

 

Launching Buku

Bahkan atensi khusus negeri ini untuk guru itu juga ditanai dengan diperingati setiap tanggal 25 November sebagai hari guru. Seorang penulis asal Pesisir Selatan, Sumatera Barat bahkan rilis sebuah tulisan yang terbukukan dengan judul “Mahkota Cahaya Untuk Bunda“, Buku ini diresmikan atau di launching bersempena peringatan hari guru 25 November 2019.

“Alhamdulillah. Dihari guru, 25 November 2019, dihadapan para guru dan siswa se-Basa Ampek Balai Tapan, launching buku “Mahkota Cahaya untuk Bunda” dilaksanakan dg lancar”, Ujar penulis, Cendra Hardi Nurba dalam acara launching tersebut.

Dalam acara dihadiri ratusan guru dan siswa di Lapangan SMA 1 Basa Ampek Balai Tapan tersebut dihadiri oleh Camat Basa Ampek Balai, Ketua PGRI, Kepala Sekolah, guru dan para siswa SMA 1 Ampek Balai Tapan. Apresiasi penulispun terhadap tamu dan undangan yang berkesempatan hadir dalam acara tersebut.

“Terima kasih pak Camat, Ketua PGRI, para Kepsek, guru dan seluruh siswa yg sdh bersama mengikuti kegiatan launching buku kami. Istimewa sekali kepada Panitia peringatan hari guru Basa Ampek Balai Tapan.
Supportnya luar biasa”, Lanjut Cendra.

“Selamat hari guru. Berkat jasamu wahai guruku, buku ini ada. Semoga Allah membalasnya dg yg terbaik”, Tambah pendiri Pusat Pendidikan Islam Terpadu Andalusia Tapan tersebut penuh haru.

Ditempat terpisah, Muhammad Subhan sebagai editor buku “Mahkota Cahaya untuk Bunda” turut mengucapkan selamat kepada penulis.

Baca Juga :  Pedagang Sate di Padang Gunakan Daging Babi
Penyerahan buku secara simbolik

“Mahkota Cahaya untuk Bunda” karya Pak Cendra Hardi Nurba di Tapan, Pesisir Selatan. Semoga terus menginspirasi. Salam literasi”, Ungkap Muhammad Subhan.

Diakhir acara penulis yang sempat bercengkrama dengan jurnalis aktaindonesia.com menyampaikan akan terus mengembangkan pembangunan Pusat Pendidikan Islam yang sejak beberapa tahun dirintis tersebut.

“seluruh hasil penjualan buku akan didonasikan guna pembangunan Pusat pendidikan Islam Terpadu Andalusia Tapan”, Tutup Mantan aktivist Pelajar Islam Indonesia(PII) tersebut.

__Terbit pada
27/11/2019
__Kategori
Nasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PropellerAds