Bus Trans Jogja Hantam Pemotor Hingga Tewas

AKTAINDONESIA.COM, YOGYAKARTA – Naas nasib seorang pemotor di Simpang Empat UPN Jalan Padjajaran Sleman DIY. Pengendara AP (18) tewas setelah ditabrak bus Trans Jogja.

Dalam insiden ini korban dinyatakan meninggal. Begini penjelasan pengelola Trans Jogja?

“Saya itu kan harus melihat dulu CCTV-nya seperti apa. Kemudian peristiwanya seperti apa, dan harus dilihat juga beberapa saksi,” kata Direktur Utama PT Anindya Mitra International (AMI), Dyah Puspitasari, Rabu (27/11/2019) malam.

Kondisi Bus Trans Jogja Pasca Kecelakaan

“Kalau tadi saksi yang dari kita kan bilang bahwa itu pas (Bus Trans Jogja) di garis itu (traffic light) pas lampu kuning. Tetapi ketika polisi bilang itu lampu merah pasti kan juga ada, masing-masing kan punya alibi,” lanjutnya.

Untuk itu, Dyah menyebut PT AMI selaku pengelola Bus Trans Jogja akan melihat kembali CCTV di lokasi kejadian perkara. Sebab keterangan semua saksi termasuk saksi dari pihak kepolisian harus diuji keterangannya.

“Karena kita lihat, itu tadi saya melihat bus-nya itu kecepatannya wajar, wajar disebutnya. Karena memang di kita ada batas-batasnya. Saya nggak tahu pasti ya hitungannya, antara sakitar 30 (Km/jam) sampai sekian,” sebutnya.

Kendati memiliki alibi yang berbeda, namun Dyah memastikan bahwa pihaknya akan tetap menghormati proses hukum yang berjalan di polisi. “Tetap saja kita (pengelola Bus Trans Jogja) ngikut saja kok sebenernya mau seperti apa,” jelasnya.

“Ini koreksi juga buat semua pihak, bahwa peristiwa yang seperti ini kan pasti ada hal-hal yang harus kita kaji. Tetapi kita juga melihat, dari sistem harus kita lihat juga sebenarnya pengamanan jalan itu selayaknya seperti apa sih,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Bus Trans Jogja menabrak pemotor berinisial AP (18) di simpang empat UPN Sleman. Polisi menyebut kecelakaan itu terjadi karena Bus Trans Jogja menerobos lampu merah sebelum akhirnya menabrak sepeda motor korban.

Baca Juga :  Innalillahi, Mantan Mendiknas Prof. Malik Fajar Wafat
__Posted on
28/11/2019
__Categories
News

Author: Akta Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PropellerAds