Ekobis

Bombardier Inc Gugat Mitsubishi Aircraft

AKTAINDONESIA.COM, JAKARTA – Produsen pesawat asal Kanada Bombardier Inc menggugat unit perusahaan pesawat asal Jepang, Mitsubishi Heavy Industries. Karena, ada dugaan mantan karyawan Bombardier memberikan rahasia dagang untuk membantu proyek jet Mitsubishi yang sering tertunda.

Dilaporkan Reuters, Senin (22/10), Bombardier mengajukan gugatan pada Jumat malam di pengadilan federal di Seattle melawan Mitsubishi Aircraft Corporation, Seattle Aerospace Testing Engineering & Certification Inc (AeroTEC) yang berbasis di Seattle, dan beberapa mantan karyawan Bombardier. AeroTEC bekerja sama dengan Mitsubishi Aircraft untuk membantu membuat pesawat penumpang dengan kapasitas 90 kursi yang disertifikasi oleh regulator.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Mitsubishi Aircraft maupun AeroTEC tidak dapat dihubungi untuk dimintai tanggapan.

Gugatan setebal 92 halaman itu menuduh bahwa mantan karyawan Bombardier yang direkrut oleh Mitsubishi atau AeroTEC membawa dokumen, dan data rahasia. Dokumen rahasia tersebut berkaitan dengan sertifikasi pesawat di Kanada dan Amerika Serikat. Adapun sertifikasi merupakan bagian penting dari proses untuk menentukan kelaikan operasional pesawat udara.

Dalam gugatan itu, Bombardier menuduh Mitsubishi Aircraft melanggar Undang-Undang Rahasia Pertahanan Dagang Tahun 2016 dengan mencoba menggunakan data rahasia dan dokumen, yang diperoleh untuk mempercepat proses sertifikasi. Padahal, proses sertifikasi pesawat membutuhkan proses yang rumit dan biaya mahal.

Bombardier menyatakan, pihaknya membutuhkan waktu hampir satu dekade untuk sertifikasi pesawat C-Series, sejak dalam proses konsep produksi hingga mendapatkan izin terbang secara komersial. Diketahui, sejak tahun 2000 hanya empat perusahaan yang bisa mendapatkan sertifikasi dan disetujui oleh regulator di Kanada, Eropa, dan Amerika Serikat.

Sebelumnya, Mitsubishi Aircraft kesulitan mendapatkan sertifikasi sehingga menahan peluncuran pesawat penumpang. Adapun, peluncuran pesawat penumpang buatan Mitsubishi Aircraft telah tertunda selama beberapa tahun. Mitsubishi Aircraft menargetkan, pesawat dengan kapasitas 90 penumpang bisa diluncurkan pada 2020.

Baca Juga :  Akhirnya Rupiah Menguat Ke Angka Rp 13.990

Sumber : Reuters

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *