Berkebun Jeruk Nipis Begu

AKTAINDONESIA.COM, PEKANBARU – Perkebunan yang seluas 45 hektar kurang lebih tersebut terlihat begitu indah di sepanjang kiri kanan jalan, sekitar 3 hektar lebih lahan di tanami dengan tanaman yang sudah sangat populer di indonesia sejak dahulunya yakni jeruk nipis begu.

Jeruk nipis begitu tersebut berada di atas lahan milik Yayasan Lembaga Pengembangan Islam Riau ( YLPI). Jeruk nipis begu termasuk tanaman yang masih muda belia di tanam di lahan milik Yayasan tersebut.

sementara tanaman yang sudah punya umur tua yakni Pepaya atau kates, sawit dan pisang.

Jeruk nipis begu baru berumur 7 bulan sejak di tanam sampai sekarang, pengembangan perkebunan jeruk nipis di motori oleh ustadz Tri seorang ustadz yang sangat populer kedermawanan dan penolong di provinsi riau ini.

Banyak yang sudah berhasil di kader di bawah binaan ustadz Tri tersebut, dengan menggunakan sistem bagi hasil ( SBH). Pengembangannya juga berkonsep syari’ah dalam rangka pengembangan dakwah bagi ummat islam khususnya di pekanbaru-riau umumnya di indonesia.

Petani Jeruk Pasir Putih, Ende Sianggaianggai

Bagi warga masyarakat yang punya niat untuk tanaman jeruk nipis begu ini silahkan di siapkan lahan hanya 1 hektar saja, di lahan 1 hektar bisa di tanam jeruk nipis sebanyak 1600 batang dengan jarak tanamnya 2×3 insya Allah berkah dan bermarwah. (nd).

Baca Juga :  Dana Rp11.000 Triliun Segera Masuk RI!, Bukan Pinjaman
__Terbit pada
23/08/2020
__Kategori
Kolom

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PropellerAds