BEM KM FIS UNP: Diskusi Terbuka Mahasiswa Memperingati Hari Pahlawan

Aktaindonesia- Padang – Selasa 12 November 2019 kemarin Badan Eksekutif Mahasiswa – Keluarga Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang (BEM-KM FIS UNP) telah berhasil menggelar acara diskusi terbuka mahasiswa selingkup UNP dengan tema “Regenerasi Mahasiswa UNP sebagai Bentuk Representasi Pahlawan di Era Milennial ”Di pelataran Gedung Integritas A FIS UNP. Acara diskusi tersebut di hadiri oleh Faldo Maldini (politikus asal Sumbar dan mantan presiden mahasiswa UI tahun 2012) Almukhollis Siagian (Presiden WPPSP dan aktivis yang multitalent) Dr. Eka Vidya Putra, S.Sos., M.si (Akademisi dan dosen sosiologi UNP) sebagai pembicara utama dengan moderator Rafi Ariansyah (seorang aktivis unggulan FIS UNP 2019)
Acara ini adalah bagian program kerja dari bidang advokasi kesejahteraan mahasiswa (adkesma) BEM-KM FIS UNP yang dilaksanakan dalam rangka memperingati hari pahlawan 10 November.

Siti Fatimah M.Pd., M.Hum selaku dekan Fakultas Ilmu Sosial (FIS) dan selanjutnya di iringi dengan pembukaan minat bakat dari mahasiswa FIS. Sebagai orang nomor satu di FIS UNP, Siti Fatimah menyampaikan apresiasinya pada penyelenggaraan acara ini.

Kedepan, ia mendukung acara-acara seperti ini agar lebih sering dilaksanakan serta sangat mendukung seluruh kegiatan-kegiatan yang mampu mendukung peningkatan soft dan hard skill mahasiswa.

Mengutip perkataan Almukhollis Siagaian sebagai pemateri dalam acara tersebut, dunia kemahasiswaan dan diskusi adalah dua hal yang tidak dapat disetujui. Seorang siswa selain mengemban tiga peran utama yaitu agen perubahan, stok besi… juga sebagai pemecah masalah yaitu sebagai pencari jalan keluar dari berbagai tantangan yang ada, dan dalam proses pencarian jalan keluar menggunakan metode terbaik yang digunakan adalah melalui kegiatan diskusi. Sejalan dengan tema, kegiatan diskusi adalah representasi dari kerja sama.

Belajar dari sejarah bagaimana para pahlawan kita dahulunya bahu-membahu dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Alam kemerdekaan tidak akan pernah kita hidupi prinsip bilamana gotong royong tidak di terapkan oleh para pahlawan kita sebelumnya.

“Di era milenium sekarang, para generasi muda yang ditunjuk mahasiswa, sebagai harapan dari jutaan masyarakat Indonesia kedepan, mesti mampu meregenerasikan diri kearah lebih baik pada peningkatan kesadaran akan peran dan fungsinya dalam memperbaiki bangsa dan negara. Untuk mewujudkan hal tersebut maka prinsip yang harus di pegang adalah prinsip kolaborasi dan gotong royong ”. Pungkas Almukhollis Siagian.

Kegiatan diskusi terbuka berlangsung hinnga sore hari. Hingga di akhir acara, beberapa mahasiswa berebutan memanfaatkan momen untuk berswafoto bareng Faldo Maldini. Kehadiran Faldo Maldini menjadi daya tarik tersendiri bagi para mahasiswa.

Beberapa mahasiswa datang berbondong-bondong ingin melihat langsung pentolan politikus PAN tersebut.

Baca Juga :  Dugaan Korupsi 1.8M UED SP Bukitbatu Masuk Tahap Penyidikan
__Posted on
24/11/2019
__Categories
Info Daerah, Kampus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PropellerAds