Kolom

Ancaman Global (isasi)

AKTAINDONESIA.COMGLOBALISASI adalah proses perubahan sosial yang di canangkan oleh negara maju untuk sebuah proses perubahan sosial baik itu dalam bidang budaya,ekonomi maupun pendidikan, dan termasuk politik.

Loading...

Globalisasilah yang nantinya menjadi acuan dalam hidup berbangsa dan bernegara dimana globalisasi telah menjadi term terbaru dalam kehidupan bermasyarakat dan tanpa di sadari kita telah di jajah oleh globalisasi itu sendiri.

Ahmad Zacki Siraj(Ketum PB HMI 1981-1983)mengatakan globalisasi itu ada kalanya menguntungkan bagi negara kita, ada kalanya merugikan negara kita dimana meruginya, meruginya adalah globalisasi mengikis nili-nilai ke Islaman kita dan mengikis nilai-nilai kebangsaan pemuda kita sehingga pemuda kita menjadi pragmatis, liberalis dan hedonis.

Pertanyaannya dimana letak untungnya globalisasi?. Letak untungnya globalisasi di saat sumber daya manusia kita kuat, dan akan sangat mudah ber hubungan dengan masyarakat dunia, dan ini menjadi sangat bagus kalau globalisasi kita jadikan pertakuran ekonomi. Cuman kendalanya sumber daya manusia kita masih lemah sehingganya bangsa kita menjadi tamu bagi negara maju.

Kalau kita artikan secara istilah globalisasi merupakan hilangnya dinding pembatas antara negara, intinya arus global itu memperdekat semua negara-negara baik itu negara maju maupun negara yang baru berkembang, dan perlu kita ingat globalisasi merupakan sebuah misi negara-negara maju untuk menjajah negara-negara miskin dan negara baru berkembang termasuk Indonesia.

Globalisasi adalah ide dari 3 ideologi dunia,

1. Oriantalisme.
2. Kolonialisme
3. Misionarisme

Ke tiga paham ideologi inilah yang membuat proses perubahan masyarakat itu yg di sebut dengan globalisme, dengan tujuan
1. Wisternisasi
Apa itu wisternisasi yaitu kebarat baratan, globalisasi merupakan sebuah proses pertukaran budaya, pertukaran budaya barat dengan budaya lokal
dan inilah salah satu strategi kaum kolonial untuk menjajah negara yg baru berkembang dengan menjajah SDM( sumber daya manusia). Di Indonesia kita rasakan betul betapa globalisasi merusak pemikiran-pemikiran pemuda dan pemudi kita,dapat kita lihat pemuda Indonesia sebagai Humant Investman,( Sumber daya manusia) tidak lagi memiliki nilai-nilai kebangsaan, dan nilai-nilai ke agamaan, mereka hidup dengan pola hedonisme, mereka mencintai budaya barat dari pada budaya mereka sendiri,
2. Penguasaan SDA( penjajahan ekonomi)

Sumber Daya Alam dan SDM kita hancur, negarapun akan ikut hancur sebab SDM merupakan barometer untuk kemajuan sebuah negara, Dr yusuf Al-Qardawi mengatakan Apabila ingin melihat suatu Negara di masa depan maka lihatlah pemudanya pada hari ini. globalisasi di rancang oleh pahan kolonial salah satunya untuk menghancurkan SDM negara-negara baru berkembang
,sebab dengan memiliki SDM yang lemah akan pasti sebuah negara miskin tidak akan mampu untuk mengolah sumber daya alamnya sendiri dengan keterbatasan SDM maka untuk itu sumber daya alam ini akan terus di eskpor ke negara maju barang mentahnya dan kita yang eskpor membeli barang jadinya dengan harga yg mahal, seperti di Indonesia seperti minyak, besi, timah. Sampai saat ini kita bel mampu mengelolanya karena keterbatasan sumber daya manusia,
Tan Malaka pernah berkata : bagi negara yang ada di dunia ini yang ingin menjadi negara adidaya syaratnya cukup satu, yaitunya menguasai Negara Indonesia, Intinya apa Indonesia adalah surga Sumber Daya Alam cuman dari segi banyak Sumber daya Alam kita belum mampu memberikan mamfaat dan pengaruh dalam kehidupan masyarkat, masyarakat kita tetap miskin susah mendapatkan pendidikan yang layak, nah di sinilah peran dan fungsi pemuda sebagai control sosial dan agen of change(UU NO 40 tahun 2009) dan Qur’anpun mengatakan waltakum minkum ummatun yad,u na illa khairi wayakmuruna bil ma,ruufi wayanhawna anil mungkar wa ula ika humul muflihun( hendaklah ada segolangan umat yg Menyeru pada yg ma,ruf dan mencegah pada yg mungkar, dan merekalah orang-orang yg beruntung,
Dalam surat Ali imran ayat 104 ini mengatakan Allah hanya meminta segolongan umat untuk menyuarakan kebenaran dan mencegah pada yg mungkar sebagak kader pemuda islam kita harus kembali ke kita perjuangan kita yaitunya sebagai regenerasi umat dan bangsa, Soekarno pun mengatkan perjuanganku lebih mudah karena melawan penjajah, tapi perjuangan kalian akan lebih berat karena melawan saudara sendiri. Untuk itu kita sebagai bangsa yg besar harus berbimbingan tangan dalam memajukan bangsa ini, semua kita harus berperan, peran pemerintah, peran tokoh agama, peran tokoh adat dan peran pemuda, jangan sampai globalisasi menghancurkan sosial dan peradaban bangsa kita, jangan sampai kita menjadi tamu di rumah sendiri

 

 

 

Oleh : Aris Supratman
Ketum PC Pemuda Muslimin Indonesia Kab. Sijunjung Sumatera Barat

Loading...
Baca Juga :  Sukses Ekonomi Syari'ah, Bisakah?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *